Lantai 2 Gudang di Tambora Jadi Tempat Pengganti Label Kadaluarsa Makanan

Gudang yang menjadi lokasi penggantian label makanan kadaluarsa itu ternyata sudah pernah digerebek polisi dua kali.

Lantai 2 Gudang di Tambora Jadi Tempat Pengganti Label Kadaluarsa Makanan
WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN
Makanan anak kadaluarsa ternyata selama ini kerap dijual ulang oleh sindikat kejahatan 

WARTA KOTA, TAMBORA-Sebuah bangunan putih berlantai lima di Jalan Kalianyar I nomor 16-17 Kelurahan, Kalianyar, Tambora, Jakarta Barat, kini menjadi sorotan warga setempat.

Sjak 2014 silam gudang itu menjadi lokasi penggantian label berbagai merk makanan yang sudah kadaluarsa.

Polisi bahkan sudah dua kali menggerebek gudang itu dan menemukan ruangan khusus di gudang itu.

"Di lantai lima tempat jemuran, di lantai empat gudang penyimpanan sejumlah makanan yang kedaluwarsa. Lalu, lantai tiga dijadikan gudang penyimpanan makanan berkedaluwarsa, serta mess karyawan. Di lantai dua itu, terdapat dua ruangan khusus yaitu tempat mengganti label masa atau tanggal kedaluwasa makanan. Dua ruangan itu para karyawan lakukan aksinya ya. Sementara, di lantai satu dijadikan sama juga seperti lantai tiga dan empat," ungkap seorang petugas penyidik dari Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (20/3/2018).

Pantauan Warta Kota di lantai dua, terlihat dua ruangan yang masing-masing memiliki meja di sudut ruangan.

Di meja itu sejumlah karyawan yang bertugas mengganti sejumlah label makanan yang sudah kadaluarsa dengan label baru menggunakan alat khusus.

Tidak hanya itu, di setiap lantainya, tumpukan dus-dus makanan sejenis selai, keju, makanan anak-anak, makanan bayi, serta makanan ringan yang sudah kadaluarsa nampak memenuhi ruangan.

Kasus ini diendus sejumlah instansi terkait yakni kepolisian dan juga BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) dari Desember 2017 lalu.

Makanan-makanan kadaluarsa ini dikirim dari Amerika Serikat dan Australia, dan tiba di Indonesia mendekati tanggal batas kedaluarsa.

"Yang menjalani aksi curang ini ialah PT PRS, yang dimana makanan-makanan yang diekspor dari Amerika dan Australia. Selama perjalanannya, makanan-makanan itu ya belum kadaluarsa. Namun, sesampainya di Indonesia itu nampak di label masa berlakunya sudah mau habis ya. Sebab, perusahaan ini apabila ingin mengedarkan di sejumlah supermarket dan restoran, dan toko-toko besar lainnya, masa berlaku makanan itu harus masih delapan bulan," kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi.

Halaman
1234
Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved