Koran Warta Kota

50 Ton Sampah di Muara Angke Kebanyakan dari Rumah Tangga

Sampai Senin (19/3), proses pengangkutan sampah sudah berjalan tiga hari, dan masih akan dilanjutkan hingga selesai.

50 Ton Sampah di Muara Angke Kebanyakan dari Rumah Tangga
Koran Warta Kota
Headline Warta Kota edisi Selaa, 20 Maret 2018 

WARTA KOTA, PENJARINGAN -- Lautan sampah yang ber­ada di kawasan hutan mangrove Muara Angke, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, diangkut secara bertahap.

Sampai Senin (19/3), proses pengangkutan sampah sudah berjalan tiga hari, dan masih akan dilanjutkan hingga selesai.

"Hingga siang tadi sudah ada 16 ton. Jadi selama tiga hari berlangsung proses pengangkutan sampah, total sudah ada 50 ton," kata Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Yusen Hardiman, kemarin.

Yusen menambahkan petugas yang dikerahkan ke lokasi ada sebanyak 400 orang dari unsur Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara hingga UPK Badan Air DKI Jakarta.

"Tadi itu juga ada bantuan dari Kodim Jakarta Utara, tanpa diminta mereka datang. Petugas PPSU dari kelurahan setempat juga datang membantu di lokasi," ungkapnya.

Baca: Anies Baswedan Menilai Petugas Tidak Bisa Menggunakan Sarung Tangan untuk Ambil Sampah

Dua alat berat juga dikerahkan ke lokasi untuk mempercepat proses pengangkutan sampah yang kebanyakan plastik dan botol bekas minuman.

Selain itu juga masih ditambah tujuh unit truk dan empat unit kapal fiber untuk mengangkut sampah.

"Alat berat jenis amfibi kita tempatkan di lokasi, sementara alat berat jenis spider ada di dermaga untuk mengangkut sampah dari kapal ke truk untuk kemudian dibuang ke Bantar Gebang," ungkapnya.

Namun membersihkan lautan sampah yang totalnya diperkirakan mencapai 100 ton itu memang tidak mudah dan tidak bisa cepat. Petugas pun menyadarinya.

Halaman
1234
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help