1 dari 3 Perempuan Mengalami Gangguan Saluran Kemih, Infeksi Berulang Berisiko Kena PGK

Berdasarkan penelitian United States Renal Data System 2016, risiko PGK pada wanita sebesar 14 persen dan pria sebanyak 12 persen.

1 dari 3 Perempuan Mengalami Gangguan Saluran Kemih, Infeksi Berulang Berisiko Kena PGK
Tribunnews.com
Ginjal 

WARTA KOTA, PALMERAH---Dokter Aida Lydia PhD SpPD KGH, Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri), mengatakan, potensi perempuan mengidap penyakit ginjal kronik (PGK) sedikit lebih besar dibandingkan laki-laki.

Berdasarkan penelitian United States Renal Data System 2016, risiko PGK pada wanita sebesar 14 persen dan pria sebanyak 12 persen.

Baca: Sebanyak 195 Juta Perempuan di Seluruh Dunia Menderita Penyakit Ginjal Kronik

Hal itu dipengaruhi oleh berbagai sebab, antara lain banyaknya perempuan yang terkena lupus--penyakit autoimun yang dapat menyerang ginjal dan risiko menderita preeklampsia dan eklampsia selama kehamilan.

"Perempuan mengalami kehamilan. Saat kehamilan bisa mengalami komplikasi yang disebut preeklampsia dan eklampsia. Kondisi ini menyebabkan kematian. Kalau ibu hamil mengalami preeklampsia berisiko terkena PGK dan kalau dia mengalami terkena PGK duluan maka dia bersiko terkena preeklampsia. Kehamilan juga sering menyebabkan gangguan ginjal akut, kelainan hipertensi saat hamil," kata Aida baru- baru ini

Baca: Minum Secukupnya karena Kebanyakan Minum Bisa Merusak Ginjal

Faktor lainnya adalah tingginya kejadian infeksi saluran kemih pada perempuan akibat struktur anatomi saluran kemih pada perempuan yang lebih pendek dari laki-laki.

"Satu dari tiga orang perempuan mengalami gangguan saluran kemih. Kalau infeksi berulang, berisiko terkena PGK," kata Aida.

Faktor penyebab lain adalah tingginya kejadian penyakit kanker serviks yang seringkali mengakibatkan gangguan fungsi ginjal pada perempuan.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help