VIDEO: Suasana Sidang ke 7 First Travel di PN Depok yang Hadirkan 12 Saksi Karyawan

Dua belas saksi yang semuanya karyawan dan kepala cabang First Travel dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU).

WARTA KOTA, DEPOK -- Sidang lanjutan atau sidang ke 7 skandal First Travel dengan terdakwa tiga bos First Travel, yakni pasangan suami istri Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan, serta adik Anniesa, Kiki Hasibuan, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Senin (19/3/2018).

Dua belas saksi yang semuanya karyawan dan kepala cabang First Travel dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU).

Dari keteragan ke 12 saksi di persidangan, diketahui bahwa otak utama skandal kasus penipuan 63.310 calon jemaah umrah ini adalah Andika Surachman.

Hal itu dikatakan TM Luthfi Yazid, kuasa hukum para korban yang pertama kali melaporkan kasus ini ke Bareskrim Mabes Polri, usai sidang di PN Depok, Senin.

"Yang mengetahui keuangan First Travel, mulai berapa keuangannya, yakni dana yang masuk dari  jamaah adalah terdakwa Andika Surachman. Tak satupun dari 12 saksi yang tahu persis posisi keuangan First Travel. Hal ini menunjukkan bahwa Andika Surachman adalah otak utama dari skandal First Travel," papar Luthfi, Senin.

Luthfi menuturkan dalam sidang kuass hukum terdakwa menyampaikan bajwa terjadi pemblokiran visa yang menyebabkan para calon jemaah umrah batal berangkat.

"Padahal menurut agent Dewi Augustina, ratusan jemaah dia sudah dapat visa yang tertempel di passpor. Tapi nyatanya tak dapat berangkat karena tak dapat tiket. Dan adalah tuduhan yang tak mendasar jika Kedubes Saudi Arabia melakukan pemblokiran visa. Sebab tidak dikenal itu terminologi pemblokiran visa bilamana prosedur telah ditempuh dan biaya visa memang telah dibayar;" katanya.

Karenanya sanggahan kuasa hukum terdakwa tidak masuk akal, dan majelis hakim diyakini dapat menilainya.

Dalam sidang kali ini 12 saksi yang semuanya adalah karyawan First Travel adalah Dennys Juliens, Atika Adinda Putri, Rakhmawati Putriana, Nur Halimah,Tita Sri Rubianti, Edi Iskandar, Chindy Andini, Agus Santoso, Galih Firmansyah, Isni Yulianti, Novi Fatheka Trisnawati dan Ayu Indriyani.

Anggot Tim JPU L Tambunan menyebutkan dari keterangan para saksi terungkap fakta yang cukup mengejutkan bahwa sebagian uang jamaah Fish Travel ternyata digunakan oleh para terdakwa terutama pasutri Andika dan Anniesa untuk jalan-jalan ke Inggris serta membeli salah satu restoran di sana.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help