VIDEO: Begini Suasana Gudang Produksi Makanan Kadaluwarsa di Tambora saat Digerebek Polisi

Di dalam gudang itu, beberapa karyawan ganti label masa berlaku makanan itu, dengan label yang baru menggunakan alat khusus.

WARTA KOTA, TAMBORA -- Sebuah gudang di Jalan Kalianyar I no 16-17, Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, digerebek oleh Subnit II Krimsus Polres Metro Jakarta Barat pada Selasa (12/3) lalu.

Video dokumentasi polisi saat gudang itu digerebek, beberapa karyawan terlihat sedang sibuk ganti label masa berlaku makanan yang kedaluwarsa dengan label yang baru.

"Berawal sekisar pukul 10.00 Subnit 2 Krimsus dipimpin IPTU Steven Chang langsung lakukan pengecekan ke sebuah gudang makanan yang berada di Kalianyar I No 16-17, Jembatan Besi. Saat digerebek, beberapa karyawan itu, tengah sibuk mengganti label masa berlaku makanan yang sudah kedaluwarsa, dengan label baru di gudang itu," papar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu, Senin (19/3/2018).

Di dalam gudang itu, beberapa karyawan ganti label masa berlaku makanan itu, dengan label yang baru menggunakan alat khusus.

"Penyidik itu melakukan observasi kembali dan menemukan beberapa karyawan yang berasal dari perusahaan inisial PT PDW, itu tertangkap tangan sedang ganti label kedaluwarsa, pada bagian kemasan produk, dengan cara merobek sticker label kedaluwarsa dan mengganti label kedaluwarsa yang baru. Dengan cara dipotong tulisan tanggal kadaluwarsa yang tertulis pada kardus atau kemasan di product makanan itu," paparnya.

"Ada alat khusus agar membuat tulisan digital expired, cairan M3 dan kain untuk menghapus tulisan expired, alat sablon, serta puluhan ribu piece product makanan berbagai macam merk yang sudah kedaluwarsa," tambahnya.

Dijelaskan Edi, kasus ini tengah dikembangkan dan diselidiki lebih lanjut.

Dalam kasus ini pun, terdapat satu orang berhasil diamankan, yakni AA selaku pemilik gudang.

Penggerebekan ini pun, bermula dari informasi masyarakat serta media sosial (Medsos).

Soal kasus ini, ungkap Edi, beberapa merk makanan ternama yang telah kedaluwarsa dan makanan untuk anak-anak juga ditemukan.

"Semua prodak makanan yang kedaluwarsa itu akan digantikan dengan label yang masih baru oleh beberapa karyawan disana. Kami saat itu, juga mengamankan pemilik gudang inisial AA. Hal ini, berhasil diungkap berkat informasi dari masyarakat dan medsos yang kami dapat dan langsung kami tindaklanjuti," jelasnya.

Edi melanjutkan, berdasarkan keterangan para saksi, disertai dengan didukung alat bukti yang telah dikumpulkan oleh penyidik, maka dari itu terlapor patut diduga sudah melakukan tindak pidana dibidang perlindungan Konsumen dan atau Pangan.

"Sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 62 ayat (1) Jo pasal 8 ayat (1) dan (3) UURI No.8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dana tau pasal 143 Jo pasal 99 UURI No. 18 tahun 2012 tentang Pangan," terangnya. (BAS)

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved