Pendapatan Kota Bekasi Tiga Tahun Tidak Capai Target

Dalam lima tahun terakhir realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bekasi tiga kali tak mencapai target.

Pendapatan Kota Bekasi Tiga Tahun Tidak Capai Target
istimewa
Meme jalan rusak di Bekasi 

WARTA KOTA, BEKASI-Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bekasi selama lima tahun dari 2013-2017 bergerak dinamis.

Selama tiga tahun PAD tidak memenuhi target, namun dua tahun sisanya melampaui yang dipatok pemerintah daerah.

Berdasarkan data dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi, perolehan PAD pada tahun 2013, 2016 dan 2017 tidak memenuhi target. Sedangkan tahun 2014 dan 2015 menembus target.

Rinciannya, pada tahun 2013 pemerintah mematok target PAD sekitar Rp 950 miliar, namun yang terealisasi sekitar Rp 723 miliar.

Lalu tahun 2014 realiasi PAD sekitar Rp 1,2 triliun dengan menembus target sebesar Rp 1,17 triliun.

Pada tahun 2015 realisasi PAD kembali merangkak hingga Rp 1,49 triliun, dari target Rp 1,38 triliun. Namun tahun 2016 capaian PAD sekitar Rp 1,60 triliun tidak sesuai target yang dipatok sebesar Rp 1,68 triliun. Terakhir tahun 2017, perolehan PAD sekitar Rp 1,79 triliun kembali tidak mencapai target yang dipatok sebesar Rp 2,35 triliun.

Sekretaris Daerah Kota Bekasi Rayendra Sukarmadji mengatakan, meski tiga tahun tidak sesuai target, namun perolehan PAD selama lima tahun mengalami peningkatan.

Target yang dipatok pemerintah, kata dia, telah disusun berdasarkan potensi pajak yang bisa diraih eksekutif.

"Secara umum perolehan PAD menunjukkan peningkatan yang signifkan bila dilihat dari tahun 2013 ke tahun 2017. Peningkatan ini disebabkna karena adanya intensifikasi dalam pengelolaan PAD," kata Rayendra di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Senin (19/3/2018).

Menurut dia, PAD yang diperoleh pemerintah meliputi, pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain PAD yang sah.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help