Pemerintah Akan Stabilkan Harga Beras dengan Menyiapkan Beras Impor

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, saat ini harga beras medium rata-rata masih berkisar Rp 10.785 per kilogram.

Pemerintah Akan Stabilkan Harga Beras dengan Menyiapkan Beras Impor
Tribun Bogor
Harga beras masih mahal 

WARTA KOTA, PALMERAH---Pemerintah berupaya untuk menurunkan beras'>harga beras sebelum bulan puasa dan Lebaran.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, saat ini beras'>harga beras medium rata-rata masih berkisar Rp 10.785 per kilogram (kg).

Harga ini jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah untuk beras medium yakni Rp 9.450 per kg.

Baca: Harga Beras Masih Mahal, Ini Langkah Kementerian Perdagangan

Untuk itu, pemerintah harus terus berupaya untuk menurunkannya sebelum puasa dan hari raya tiba.

"Kami harus ambil langkah dalam satu sampai dua minggu ini agar harganya kembali lagi ke normal," kata Darmin, Senin (19/3).

Agar beras'>harga beras stabil, pemerintah akan melakukan intervensi pasar dengan cara mengeluarkan beras bulog Impor.

Darmin membantah saat ini stok beras di Bulog berkurang.

Baca: Saat Ini Sulit Mendapatkan Keuntungan dari Bisnis Beras, Ini Penjelasan Dirut Food Station

"Tidak betul. saya sudah minta ke kepala staf kepresidenan (KSP) untuk menyampaikan ke satgas (pangan), jangan digembok-gembok gudangnya. Kami mau menurunkan harga supaya kembali normal menjelang bulan puasa dan Lebaran," kata Darmin.

Menurut darmin, tidak ada masalah jika pemerintah mengeluarkan beras impornya untuk menurunkan beras'>harga beras.

Namun Darmin belum mau menjelaskan berapa jumlah beras impor yang akan dipakai untuk operasi pasar.

"Tidak perlu bilang berapa, kami operasi pasar untuk mendorong harga turun ke harga normalnya," kata Darmin.

Kontan.co.id/Arsy Ani Sucianingsih
Berita ini sudah diunggah di Kontan.co.id dengan judul Turunkan Harga Beras, Pemerintah Siap Gelontorkan Beras Impor

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help