Sampah di Hutan Mangrove, Luas Area Menjadi Tumpukan Sampah Mencapai 150 Meter Persegi

Luas sampah itu mencapai 150 meter persegi di kawasan itu dan sudah terjadi sejak tahun 2014.

Sampah di Hutan Mangrove, Luas Area Menjadi Tumpukan Sampah Mencapai 150 Meter Persegi
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Tumpukan sampah yang telah berbentuk daratan di sekitar Hutan Mangrove, Blok Empang Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. 

WARTA KOTA, PENJARINGAN---Tumpukan sampah yang menjadi daratan di sekitar Hutan Mangrove, Blok Empang Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, tengah diangkut, Minggu (18/3/2018).

Sampah yang mengeras serta mirip pulau mini ini beratnya mencapai 30 ton. Luas sampah itu mencapai 150 meter persegi di kawasan itu penuh dengan sampah.

Baca: 10 Tahun Usai Tumpukan Sampah di Muara Angke Jadi Hutan Mangrove

Diduga sampah yang kini mengeras itu telah ada sejak 2014 dan diduga kiriman dari Ancol serta beberapa pulau Kepulauan Seribu.

"Banyaknya sampah terkumpul sejak Februari 2018 itu paling parah. Tapi sampah-sampah ini sudah ada diperkirakan tahun 2014," kata Jarpiko (47), penjaga di Hutan Mangrove.

Jarpiko mengatakan, ombak besar menjadi salah satu pemicu sampah terbawa arus dari tengah laut ke tepian darat.

Baca: Gara-gara Rawan Amblas, Gempur Sampah di Teluk Jakarta Belum Gunakan Alat Berat

"Baru kali ini sampah terkumpul sebanyak ini," katanya.

Ia menduga jika sampah juga berasal dari wisatawan yang berlibur di Kepulauan Seribu dan Ancol.

Kencangnya angin, kata Jarpiko, di musim penghujan berdampak kuatnya gelombang ombak.

Halaman
12
Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved