Katarak Bisa Menyerang Semua Usia, Tidak Terkecuali Bayi Baru Lahir

Katarak merupakan salah satu gangguan pada mata yang membuat penglihatan penderitanya menjadi buram atau tidak jelas.

Katarak Bisa Menyerang Semua Usia, Tidak Terkecuali Bayi Baru Lahir
istimewa
Ilustrasi

WARTA KOTA, PALMERAH---Katarak merupakan salah satu gangguan pada mata yang membuat penglihatan penderitanya menjadi buram atau tidak jelas, seperti berkabut atau keruh.

Selama ini, katarak masih dipahami sebagai gangguan mata kaum usia lanjut. Namun, patut dicatat bahwa katarak bisa menyerang semua usia, tak terkecuali bayi yang baru lahir.

Kepala Departemen Mata RSPAD Jendral Gatot Soebroto, Kolonel dr Subandono Bambang Indrasto SpM MM, mengatakan, katarak pada bayi bisa disebabkan oleh berbagai hal.

Baca: Asri Welas belum Tahu Katarak Ibran Berasal dari Mana

"Penyakit mata katarak ini bisa terjadi secara progresif tanpa adanya rasa sakit dan disebabkan karena faktor keturunan, kecelakaan, atau trauma. Bahkan, bisa dialami pada bayi-bayi yang lahir secara prematur dan akibat virus yang dialami oleh ibu sewaktu mengandung," kata Subandono beberapa waktu lalu.

Baca: Suminah Baru Sekali Periksa Katarak Gratis

Subandono mengatakan, pada penderita katarak, terdapat kekeruhan pada bagian lensa mata, sehingga cahaya yang seharusnya masuk tidak dapat sampai ke retina. Akibatnya penglihatan menjadi kabur dan buram.

Subandono mengatakan, agar terhindar dari kemungkinan terburuk pada mata anak, orangtua sebaiknya memerhatikan apakah terdapat bercak putih di bagian mata bayi.

Selain itu, orangtua bisa memerhatikan respon bayi terhadap suatu objek.

"Biasanya, saat diberikan objek di depan mata, responnya tidak selincah bayi lain. Itu yang paling mendasar yang bisa diamati orangtua pasien," kata Subandono.

Jika mendapatkan perhatian lebih awal mengenai tanda-tanda tersebut, orangtua bisa segera menemui dokter agar gangguan mata anak dapat ditangani secepat mungkin, salah satunya melalui operasi.

Baca: 80 Persen Kebutaan Karena Katarak

Karena jika tidak segera diatasi, penyakit ini bisa menyebabkan kebutaan.

"Bisa langsung di operasi, asal dokter mata terlebih dahulu konsultasi ke dokter anastesi dan dokter anak apakah layak atau tidak anak tersebut melakukan operasi. Kalau dibiarkan terlalu lama, fungsi mata anak bisa menjadi menurun dan malah lama beradaptasi," katanya.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help