Poros Ketiga Nyaris Muskil Terjadi, Pilihan Alternatif Sangat Mungkin

Terkait pilihan alternatif, kata Karding, hal tersebut sangat memungkinkan bila Prabowo tidak maju/

Poros Ketiga Nyaris Muskil Terjadi, Pilihan Alternatif Sangat Mungkin
Warta Kota/Alex Suban
Presiden Joko Widodo berbincang dengan Prabowo Subianto di Istana Negara, usai pelantikan Anies-Sandi sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta. 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melihat hampir tidak mungkin ada poros ketiga dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, selain kubu Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

Sekretaris Jenderal PKB Abdul Kadir Karding ‎mengatakan, berdasarkan diskusi secara personal dengan kader Partai Gerindra, Prabowo Subianto akan mendeklarasikan atau dideklarasikan sebagai calon presiden 2019-2024.

"Sudah dipastikan PKS juga akan mendukung itu. Kedua partai itu sudah memenuhi‎ presidential threshold 20 persen," ucap Karding dalam sebuah diskusi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (16/3/2018).

Baca: Mau Jadi Cawapres Jokowi Atau Prabowo, Abraham Samad: Di Tengah-tengah Saja, Kita Buat Poros Baru

‎Dengan demikian, kompetisi nantinya diisi dari pihak Presiden Jokowi yang telah diusung lima partai politik yang memiliki kursi di DPR, dan Prabowo nantinya didukung dua partai.

"Tinggal PAN dan Demokrat, tapi Demokrat sudah ada kecenderungan dukung Jokowi pada Rapimnas kemarin. Jadi kemungkinan ada poros lain itu kecil kemungkinan, hampir tidak mungkin," papar Karding.

Terkait pilihan alternatif, kata Karding, hal tersebut sangat memungkinkan bila Prabowo tidak maju, dan Gerindra serta PKS mencalonkan figur lain seperti yang dilakukan Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri memajukan nama Jokowi di Pilpres 2014.

"Alternatif itu lain, bukan poros baru, apakah Pak Prabowo mencalonkan Gatot (mantan Panglima TNI), atau Anies (Gubernur DKI), atau siapa, itu alternatif namanya, kalau ini sangat mungkin terjadi," beber Karding. (Seno Tri Sulistiyono)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved