PPD Siap Partisipasi Konsep TOD

Pande Putu Yasa menyatakan kesiapan pihaknya untuk ikut serta program pemerintah terkait Transit Oriented Development (TOD).

PPD Siap Partisipasi Konsep TOD
Warta Kota/Rangga Baskoro
Kartu Multi Trip (KMT) yang dipakai untuk pembayaran tiket bus PPD yang terintegrasi dengan KRL. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, MENTENG -- Direktur Utama Perum PPD, Pande Putu Yasa menyatakan kesiapan pihaknya untuk ikut serta program pemerintah terkait Transit Oriented Development (TOD).

Hal itu dijalankannya dengan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak tak hanya dengan PT KCI.

"Bahwa PPD sebenarnya sudah melakukan kerjasama dengan Adhikarya sudah, Podomoro Grup sudah dan dalam waktu dekat dengan Lippo Grup juga. Jadi semua TOD yang ada kami akan jalin kerjasama, termasuk juga pertama kali dengan commuter line," ungkap Pande di Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (16/3).

Bus-bus yang akan diintegrasikan dengan moda transportasi lainnya direncanakan juga akan dilakukan di berbagi stasiun setelah pihaknya melakukan survei.

"Nanti mungkin ada di Depok dan Cibubur. Rencana kami Kalibata sebenarnya wacananya lebih dulu, tapi realisasinya Sudirman duluan. Karena di Kalibata masih ada meridian jalan yg masih ditutup," ujarnya.

Metode pembayaran menggunakan Kartu Multi Trip (KMT) dengan tarif Rp 5.000 dalam satu kali trip bolak-balik.

Sementara itu kursi bus premium sebanyak 34 tempat duduk, sedangkan bus bisnis 59 tempat duduk dengan fasilitas pendingin ruangan. (*)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help