Pagar Bambu di Ujung Laut Jakarta Gagal Bendung Sampah

Pagar bambu di kawasan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara mulai kesulitan membendung sampah.

Pagar Bambu di Ujung Laut Jakarta Gagal Bendung Sampah
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Tumpukan sampah di pinggir laut Jakarta tepatnya di sekitar Muara Angke, Jakarta Utara, Jumat (16/3). 

WARTA KOTA, PENJARINGAN -- Pagar bambu di kawasan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara mulai kesulitan membendung sampah. 

Sampah kini menembus pagar-pagar bambu yang terpasang di sepanjang bibir pantai.

 Tumpukan sampah di pinggiran laut Jakarta di sekitar Muara Angke kelihatan berserakan.

Bahkan kini sampah tersebut menembus kawasan hutan mangrove disana.  

Tumpukan sampah di pinggir laut Jakarta tepatnya di sekitar Muara Angke, Jakarta Utara, Jumat (16/3).
Tumpukan sampah di pinggir laut Jakarta tepatnya di sekitar Muara Angke, Jakarta Utara, Jumat (16/3). (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

Baca: Kadisdik DKI Jakarta Bikin Calon Gubernur Sumut Jadi Tersangka

Salah satu penjaga Kawasan Hutan Mangrove, Roni (65), mengatakan beberapa petugas kebersihan sering mengangkut sampah di lokasi itu.

Roni mengatakan pagar bambu di bibir pantai itu juga tadinya dibuat sejak 2015 untuk menahan sampah masuk oleh petugas.

“Dulu pertama kali saya di sini (tahun) 2014, belum ada pancangan. Sebelum ada pancangan banyak (sampah) emang, nah sama orang sini diambilin sampahnya," ungkapnya, Jumat (16/3/2018).

Namun kini pagar bambu itu tidak banyak berpengaruh.

Penyebabnya ombak yang terlalu besar sehingga pagar bambu gagal membendung sampah. 

“Awalnya dibuat pancangan supaya nggak masuk, tapi kan namanya ombak nggak ketulungan. Akhirnya begini ini, sampahnya jadi menumpuk,” sambungnya.

Roni menambahkan sudah ada petugas yang datang melihat tumpukan sampah tersebut. Hanya saja Roni tidak mengetahui asal instansi petugas yang datang. “Mungkin mau dibersihin tapi nggak tahu kapan bersihinnya,” ucapnya. 

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help