Wiranto Minta Proses Hukum Peserta Pilkada Ditunda, Jokowi: Yang Saya Tahu KPK Independen

Jokowi menilai, KPK merupakan lembaga yang independen, ‎sehingga tidak dapat diintervensi oleh siapa pun, termasuk oleh pemerintah.

Wiranto Minta Proses Hukum Peserta Pilkada Ditunda, Jokowi: Yang Saya Tahu KPK Independen
Facebook Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo panen jagung bersama masyarakat Tuban, Jawa Timur, Jumat (9/3/2018) 

WARTA KOTA, SERANG - Presiden Joko Widodo enggan berkomentar terkait pernyataan Menkopolhukam Wiranto, yang mengimbau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunda pengumuman dugaan korupsi calon kepala daerah.

"Silakan tanya ke Pak Wiranto," ujar Jokowi‎ setelah penyerahan sertifikat tanah di Alun-Alun Barat Kota Serang, Banten, Rabu (13/3/2018).

Jokowi menilai, KPK merupakan lembaga yang independen, ‎sehingga tidak dapat diintervensi oleh siapa pun, termasuk oleh pemerintah.

Baca: Jusuf Kalla Ingin Waktu Tempuh dari Wisma Atlet di Kemayoran Menuju GBK Bisa Lebih Cepat

"Yang saya tahu KPK itu independen," tegas Jokowi.

Sebelumnya, Wiranto menyatakan niat untuk bertemu KPK, agar menunda penetapan tersangka kasus korupsi calon kepala daerah peserta Pilkada serentak 2018, sampai proses pemilihan selesai.

Saat ditemui di Hotel Millenium, Jakarta Pusat, Selasa (13/3/2018), Wiranto mengatakan pernyataannya itu adalah sebuah imbauan.

Baca: Mayoritas Klien Hotman Paris di LBH Kopi Johny Adalah Korban Pelakor

"Usulan penundaan itu bertujuan agar tidak menimbulkan buruk sangka, tidak membuat KPK dituduh masuk dalam ranah politik, tujuan baik bukan untuk mencegah penindakan dan pengusutan semata," tuturnya.

"Tapi kalau tidak mau ya silakan, namanya bukan paksaan, itu imbauan saja. Itu kan bentuk komunikasi jamin pilkada aman, tidak diwarnai kericuhan, tertib, dan lancar," sambungnya.

Oleh karena itu, Wiranto tidak mempermasalahkan bila akhirnya tetap ada penegak hukum yang akan melanjutkan proses hukum bagi peserta pilkada serentak 2018.

Baca: Sandiaga Uno Ingin Tanam Banyak Pohon di Wisma Atlet

Tapi, Wiranto tetap mengimbau arahan tersebut dilaksanakan, agar tidak mengganggu proses politik Pilkada 2018 hingga Pilpres 2019.

"Sudah saya katakan kemarin, bahwa penundaan tak mengurangi ancaman kepada yang bersangkutan," ucapnya. (Seno Tri Sulistiyono)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved