Politikus Ikut-ikutan Mengekspolitasi Sentimen yang Membuat Orang Lebih Mudah Termakan Hoaks

Direktur Nahdlatul Ulama Online Savic Ali menilai, elite politik tak memberikan edukasi kepada publik terkait informasi palsu atau hoaks.

Politikus Ikut-ikutan Mengekspolitasi Sentimen yang Membuat Orang Lebih Mudah Termakan Hoaks
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Kasubdit 1 Dittipid Siber Bareskrim Polri Kombes Pol. Irwan Anwar memberikan keterangan kepada wartawan saat rilis pengungkapan pelaku produsen/pembuat HOAX, SARA dan Hate Speech melalui Media Sosial di Bareskrim Polri, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (8/3/2018). 

WARTA KOTA, CIKINI - Direktur Nahdlatul Ulama Online Savic Ali menilai, elite politik tak memberikan edukasi kepada publik terkait informasi palsu atau hoaks.

Savic mengatakan, elite politik tak mengedukasi masyarakat untuk lebih meningkatkan kesadaran masyarakat menghindari menyebarkan hoaks. Bahkan, menurut Savic, elite politik justruh memperkeruh sentimen masyarakat.

"Bahkan mereka ikut-ikutan mengekspolitasi sentimen yang membuat orang lebih mudah termakan hoaks," ujar Savic di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (14/3/2018).

Baca: Hotman Paris Hutapea: Buaya Darat Kawin di Mana-mana, Kalau Gue Buaya Cinta

Politikus, ucap Savic, berjasa besar dalam konteks mentiptakan common enemy atau musuh bersama dalam membangkitkan sentimen kebencian.

"Mereka berjasa besar membangkitkan itu," kata Savic.

Masyarakat diharapkan bisa meningkatkan kehati-hatian dalam membagikan sebuah berita. Setidaknya, mengklarifikasi dari sumber yang lain untuk membuktikan berita itu fakta atau hoaks.

"Saya kira kita tidak bisa berharap banyak pada politikus. Wong mereka menghasilkan regulasi yang benar saja tidak bisa, kok," tutur Savic. (Dennis Destryawan)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved