Orang Dewasa, Jangan Lupa Vaksin Ulang Difteri Setiap 10 Tahun

Menurut data Ikatan Dokter Indonesia (IDI), angka kejadian wabah difteri beberapa waktu lalu mencapai 600 kasus.

Orang Dewasa, Jangan Lupa Vaksin Ulang Difteri Setiap 10 Tahun
warta kota/nur ichsan
Gerebekan Virus Difteri Di Kelurahan Duri Selatan9 

WARTA KOTA, PALMERAH---Menurut data Ikatan Dokter Indonesia (IDI), angka kejadian wabah difteri beberapa waktu lalu mencapai 600 kasus yang terjadi di 142 kota/kabupaten se-Indonesia.

Dari 600 kasus itu, 38 orang dilaporkan meninggal dunia.

Yang perlu disadari, penyakit yang timbul akibat virus Corynebacterium diphteriae ini juga tidak hanya menyerang anak-anak, namun juga orang dewasa.

Untuk itu, tindakan pencegahan melalui vaksin perlu dilakukan.

Idealnya, vaksin difteri diberikan kepada anak saat usia dua tahun sebanyak tiga dosis, yang berfungsi menangkal difteri seumur hidup.

Meski demikian, menurut dr Dave Anderson SpA, dokter spesialis anak dari Rumah Sakit Siloam Asri, Jakarta Selatan, mulai usia 19 tahun, orang dewasa juga perlu melakukan vaksin ulang difteri setiap 10 tahun.

Sayangnya, kesadaran masyarakat untuk vaksin ulang masih rendah.

"Vaksin difteri itu perlu booster, dengan cara vaksin ulang setiap 10 tahun agar semakin efektif," kata Dave beberapa waktu lalu.

Baca: Orang Dewasa juga Perlu Vaksin Ulang Difteri, Ini Alasannya

Dave mengatakan, kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksin baru meningkat setelah penyakit tersebut mewabah beberapa waktu lalu.

Halaman
12
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help