Home »

Seleb

» Musik

Ada Latihan Bernyanyi keroncong, Waldjinah Bersemangat dan Ikut Serta

Waldjinah (73), maestro keroncong ternama negeri ini, dibantu kursi roda untuk beraktivitas.

Ada Latihan Bernyanyi keroncong, Waldjinah Bersemangat dan Ikut Serta
Warta Kota/Heribertus Irwan Wahyu Kintoko
Waldjinah 

WARTA KOTA, PALMERAH---Sejak 2013, saat didiagnosa pertama kali oleh dokter menderita sakit di pencernaan, Waldjinah (73), maestro keroncong ternama negeri ini, dibantu kursi roda untuk beraktivitas.

"Kalau ada kegiatan luar rumah, ibu (Waldjinah) harus pakai kursi roda. Kalau di rumah, ibu bisa berjalan, meski pelan," kata Ari Mulyono, putra keempat dari lima bersaudara, di Gedung Kantor Pusat PT Yamaha Music Indonesia Distribution (YMID), baru-baru ini.

Waldjinah datang ke Kantor Pusat PT Yamaha Music Indonesia Distribution (YMID) atas undangan President Director PT YMID Shinici Takenaga.

Saat ini, Waldjinah paling lama berdiri selama 10 menit saja tanpa bantuan kursi roda. Setelah itu, Waldjinah lebih banyak duduk.

Kegiatan sehari-hari juga lebih sering dihabiskan berdiam diri di rumah. Namun jika ada latihan bernyanyi keroncong, Waldjinah bersemangat dan ikut serta.

Baca: President Director PT YMID Mengundang Khusus Waldjinah

"Awalnya ibu sakit di pencernaan sekitar 2012. Dugaannya karena sejak masih muda, perut ibu selalu ditekan dengan stagen (pengikat kain di perut yang biasa dipakai perempuan Jawa)," kata Ari.

Selama sakit, Waldjinah sama sekali tidak bisa beraktivitas dan hanya istirahat sambil tidur.

Aksi panggung terakhir terjadi medio Oktober 2013 ketika ikut bernyanyi di acara pemecahan rekor 1.000 lagu keroncong yang digelar di Markas Kodam IV/Diponegoro di Semarang, Jawa Tengah.

Baca: Lagu Bengawan Solo Meriahkan HUT RI di Ukraina

Halaman
123
Penulis: Heribertus Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help