WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Proyek LRT Velodrom-Kelapa Gading Dilanjutkan, Proyek LRT Cawang-Dukuh Atas Justru Ditutup

Diharapkan dalam lima bulan mendatang atau bulan Juli tahun 2018, LRT sudah dapat diuji coba dan dioperasikan pada bulan berikutnya.

Proyek LRT Velodrom-Kelapa Gading Dilanjutkan, Proyek LRT Cawang-Dukuh Atas Justru Ditutup
WARTA KOTA/JUNIANTO HAMONANGAN
Proyek pembangunan Light Rail Transit (LRT) sepanjang sekitar 5,8 kilometer, mulai dari Velodrome Rawamangun, Jakarta Timur hingga Kelapa Gading, Jakarta Utara. 

WARTA KOTA, GAMBIR -- Beragam kendala seperti macet, ruang kerja yang sempit hingga hujan yang terus mengguyur menjadi tantangan tersendiri pelaksana proyek kereta cepat Light Rapid Transit (LRT) saat ini.

Walau begitu, target penyelesaian tidak berubah, LRT ditargetkan dapat beroperasi pada Asian Games 2018 mendatang.

Optimisme tersebut disampaikan Direktur Utama (Dirut) Jakarta Propertindo (Jakpro), Satya Heragandhi merujuk progres pembangunan jalur LRT rute Velodrom-Kelapa Gading yang kini telah mencapai sebesar 65,71 persen.

Sehingga diharapkan dalam lima bulan mendatang atau bulan Juli tahun 2018, LRT sudah dapat diuji coba dan dioperasikan pada bulan berikutnya.

"Rincian pekerjaan sudah 100 persen, pekerjaan utama prasarana mencapai 62,92 persen, pekerjaan rolling stock sarana mencapai 59,21 persen, sehingga totalnya 63,01 persen itu pada Februari lalu dan kini sudah 65,17 persen. Diharapkan bulan Juli LRT sudah dapat dioperasikan dan pada Agustus mendatang sudah dapat digunakan sebagai alat transportasi umum saat Asian Games," jelasnya dalam siaran tertulis pada Selasa (13/3/2018).

Tidak hanya penyelesaian infrastruktur, berdasarkan postingan instagram pribadinya @sheragandhi, LRT Jakarta telah memesan satu rangkaian kereta dari Korea Selatan.

Rangkaian yang terdiri dari dua kereta (gerbong) itu rencana bakal dikirim dalam beberapa waktu dekat.

"Buat yang penasaran, Jakarta Rolling stok. Sudah siap untuk dikirim, dan mohon doa agar pengiriman berjalan lancar," tulisnya dalam akun @sheragandhi beberapa waktu lalu.

Bersamaan dengan penyelesaian proyek pembangunan lintasan LRT Velodrom-Kelapa Gading, kecelakaan kerja justru terjadi di proyek LRT Cawang-Dukuh Atas.

Kesalahan pemancangan tiang memicu kebocoran pipa gas distribusi milik PT Perusahaan Gas Negara (PGN) di Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur pada Senin (12/3/2018) malam.

Terkait kelalaian tersebut, pengerjaan pembangunan lintasan LRT di Jalan MT Haryono itu terpaksa dihentikan.

Walau begitu, belum ada keterangan resmi dari PT Adhi Karya selaku pelaksana proyek, proyek kini ditutup sementara oleh Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia bersama Kepolisian karena masih dalam penyelidikan.

Kecelakaan tersebut menambah daftar panjang pekerjaan berat yang kini masif dirampungkan pemerintah pusat jelang Asian Games.

Sejumlah kecelakaan tersebut, diantaranya ambruknya overhead catenary system (OCS) parapet di Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat (3/11/2017) dan robohnya beton LRT di Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur pada Rabu (15/11/2017).

Selain itu, robohnya box grinder LRT di Utan Kayu, Jakarta Timur pada Senin (22/1/2018) dan robohnya tiang proyek Tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu) di Duren Sawit, Jakarta Timur pada Selasa (20/2/2018) lalu. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help