Pemerintah Gelontorkan Rp 800 Miliar untuk Gelar Pertemuan Tahunan IMF dan Bank Dunia di Bali

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memastikan, penggunaan dana tersebut akan memiliki dampak bagi masyarakat.

Pemerintah Gelontorkan Rp 800 Miliar untuk Gelar Pertemuan Tahunan IMF dan Bank Dunia di Bali
TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan bersilaturahmi dengan para awak media bertajuk 'Coffee Morning' di Gedung BPPT, Jalan, MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (26/3/2017). 

WARTA KOTA, GAMBIR - Pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp 800 mlliar untuk penyelenggaraan pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dengan Bank Dunia, yang bakal dihelat di Bali pada Oktober mendatang.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memastikan, penggunaan dana tersebut akan memiliki dampak bagi masyarakat. Bahkan, kata dia, setengahnya berpotensi kembali ke kas negara, setelah menghitung estimasi dana yang dikeluarkan tamu undangan selama acara yang berlangsung pada 8-14 Oktober 2018 tersebut.

“Untuk Rp 800 miliar itu secara kasar, lebih dari setengahnya akan kembali juga. Karena misal pembayaran hotel mereka akan bayar sendiri," ujar Luhut di Kementerian Keuangan, Selasa (13/3/2018), saat menggelar rapat koordinasi nasional bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo.

Baca: Launching Tim Persib Bakal Digelar Sederhana

Luhut menambahkan, dari anggaran sebesar Rp 800 miliar tersebut, di antaranya akan dialokasikan untuk pembelian 400 unit komputer yang mendorong pelaksanaan pertemuan, dan setelah itu bakal dihibahkan kepada sekolah-sekolah di Bali, Lombok, dan Banyuwangi.

“Komputer yang kita beli 400 buah, akan dibagikan ke Kabupaten Banyuwangi, Bali, dan Lombok. Jadi pada dasarnya barang kembali ke rakyat,” jelas Luhut yang juga ketua pelaksana pertemuan tahunan tersebut.

Senada dengan Luhut, Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan, dana yang dianggarkan tersbeut nantinya bisa memberi dampak bagi masyarakat Bali. Sebab, banyak infrastruktur yang diperbaiki.

“Fasilitas yang diperbaiki akan bermanfaat untuk Bali sebagai destinasi wisata yang terkenal di Indonesia,” timpal Sri Mulyani. (Syahrizal Sidik)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help