Ini Kode Rahasia Lexus di Kalangan Konglomerat

Bagaimana cara mengidentifikasikan konglomerat di Indonesia? Ternyata kode rahasia itu ada di salah satu model Lexus.

Ini Kode Rahasia Lexus di Kalangan Konglomerat
Febri Ardani/KompasOtomotif
All-New Lexus LX 570 resmi meluncur di Jakarta, Selasa (1/3/2016). 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Bagaimana cara mengidentifikasikan konglomerat di Indonesia?

Menurut Lexus Indonesia lihat dulu mobil apa yang dia punya, jika SUV mewah LX 570 maka sudah jelas orang itu konglomerat.

General Manager Lexus Indonesia Adrian Tirtadjaja mengatakan, LX 570 merupakan semacam kode rahasia di antara konglomerat.

Model Lexus paling bongsor itu menjadi sesuatu yang sama-sama disukai dan dimiliki para individu dengan status ekonomi kelas wahid.

Baca: Wuling Segera Keluarkan SUV Murah Sekelas CR-V, Pajero, dan X-Trail

Baca: Jimny Jangkrik Reborn Dijual di Indonesia Tahun 2019, Modelnya Yahud

Baca: Ketika Agen FBI Amerika Sampai Datang ke Jakarta Karena Ulah Mahasiswa Surabaya

“Jadi mereka punya one thing in common, itu pasti punya LX 570. Orang kaya pasti punya, mau pejabat, pengusaha, semua punya,” ucap Adrian, di Jakarta, Selasa (5/12/2017) lalu.

Ucapan Adrian bisa jadi relevan sebab LX 570 laris di pasaran. Model yang dijual sekitar Rp 3,1 miliar itu sudah laku 90 unit pada Januari–Oktober, posisinya sebagai model terlaris ketiga Lexus setelah NX 200t dan RX200t. 

Siapa pun yang sanggup membeli LX 570 sudah pasti bisa menikmati segala terjemahan kata mewah sajian Lexus di kabin.

Keunggulan model berbasis Toyota Land Cruiser ini bikin pemiliknya bisa tinggal di dalam kamar hotel, namun berpindah-pindah ke tempat yang tidak bisa dijangkau sedan.

Selain punya modal ground clearance tinggi, LX 570 juga dilengkapi mesin “buas” bensin V8 5.663cc yang menyemburkan 362 tk dan torsi 530 Nm.

Spesifikasi itu sanggup membantu bodinya yang bongsor bergerak lincah.(Febri Ardani Saragih)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Kode Rahasia Lexus di Kalangan Konglomerat".

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help