Artis Terjerat Narkoba

Delapan Pengacara Roro Fitria Mundur, Ini Alasannya

Tim kuasa hukum memutuskan mundur dari perkara narkoba yang membelit Roro Fitria.

Delapan Pengacara Roro Fitria Mundur, Ini Alasannya
Warta Kota/Nur Ichsan
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya saat merilis penangkapan artis Roro Fitria yang berlangsung di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (15/2/2018). Roro dihadirkan bersama pria berinisial WH berikut barang bukti sabu. 

WARTA KOTA, SLIPI - Tim kuasa hukum memutuskan mundur dari perkara narkoba yang membelit Roro Fitria. Alasannya, karena sudah tidak sejalan dan malas menghadapi sikap Roro Fitria.

Nuning Tyas, salah satu kuasa hukum Roro Fitria menuturkan, kliennya tersebut tidak kooperatif dengan perkaranya sendiri. Hal itulah yang membuat dirinya dan tim kuasa hukum malas melanjutkan kerja sama.

"Ya kita bicara pastinya tentang masalahnya Roro sejauh ini, tapi kita sepertinya, istilahnya orang jalan, kita udah enggak sejalan, enggak satu pemikiran," ungkap Nuning Tyas saat ditemui di kawasan Slipi, Jakarta Barat, Selasa (13/3/2018).

Baca: Selfie Jadi Alasan Sandiaga Uno Kalah Telak dari Susi Pudjiastuti

"Roro juga saya lihat tidak kooperatif orangnya untuk perkaranya sendiri, jadi kita tim kuasa hukum sudah malas mau nerusin," tambahnya.

Nuning menuturkan, total anggota tim kuasa hukum yang mundur ada delapan orang, dan hal tersebut sudah dikomunikasikan secara lisan kepada Roro Fitria pada Sabtu (10/3/2018) lalu.

"Enggak ada satupun yang tersisa, mundur semua (satu tim delapan pengacara)," ucap Nuning.

Baca: Korban Bos First Travel kepada Andika Surachman: Kenapa Enggak Bunuh Diri Aja Sih Lu?

Saat ini Roro Fitria mendekam di Ruang Tahanan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Roro ditangkap pada 14 Februari 2018, di kediamannya di Patio Residence, kawasan Ragunan.

Dari penangkapannya, polisi mengamankan barang bukti berupa satu pake sabu seberat 2.4 gram senilai kurang lebih Rp 4 juta. (Bayu Indra Permana)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved