Home »

News

» Jakarta

5 Hal Miris Dalam Kasus Suap Hakim Wanita di PN Tangerang #KPK

Penangkapan hakim wanita di PN Tangerang oleh KPK karena kasus suap menyisakan hal miris. Ini beberapa hal miris terkait kasus tersebut.

5 Hal Miris Dalam Kasus Suap Hakim Wanita di PN Tangerang #KPK
Kompas.com/Robertus Belarminus
Hakim Wahyu Widya Nurfitri ditahan KPK. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Hakim Pengadilan Negeri Tangerang Wahyu Widya Nurfitri dan seorang panitera pengganti pada PN Tangerang Tuti Atika ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengurusan perkara perdata wanprestasi yang disidangkan di PN Tangerang.

Beberapa hal dalam kasus ini pun amat miris. Inilah daftar hal-hal miris tersebut :

1. Barang bukti kecil

Dugaan suap terhadap tersangka hakim Wahyu dan Panitera pengganti Tuti ternyata bukan suap besar-besaran. 

Menurut KPK, keduanya diduga hanya menerima suap sebesar Rp 30 juta.

2. Suap dicicil

Pemberian suap terhadap hakim Wahyu dan panitera pengganti Tuti diberikan dengan cara dicicil. 

Sehari sebelum sidang putusan, pada 7 Maret 2018, Agus atas persetujuan HM Saipudin kembali bertemu dengan Tuti di PN Tangerang.

Diduga saat itu Agus menyerahkan uang Rp 7,5 juta kepada Tuti yang kemudian diserahkan kepada Hakim Wahyu sebagai ucapan terima kasih.

Uang ini diberikan setelah ada kesepakatan untuk memenangkan perkara yang ditangani dua advokat tersebut.

Halaman
123
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help