Polisi Depok Pastikan Penusukan Ustaz di Sawangan Tak Terkait Surat Ancaman 10 Ulama

Ustaz Abdul Rahman ditikam oleh Vivi, perempuan yang diduga gila, di Masjid Darul Muttaqin, Sawangan, Depok, Minggu (11/3/2018) subuh.

Polisi Depok Pastikan Penusukan Ustaz di Sawangan Tak Terkait Surat Ancaman 10 Ulama
WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU
Ustaz Abdul Rahman (50) ditikam Vivi (28) di Masjid Darul Muttaqin, Sawangan Lama, Sawangan, Kota Depok, Minggu (11/3/2018) subuh. 

WARTA KOTA, DEPOK - Ustaz Abdul Rahman ditikam oleh Vivi, perempuan yang diduga gila, di Masjid Darul Muttaqin, Sawangan, Depok, Minggu (11/3/2018) subuh.

Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto memastikan insiden itu sama sekali tak berhubungan dengan surat ancaman terhadap 10 ulama, yang dikirimkan orang tak bertanggung jawab ke salah satu ulama di Perumahan GDC, Cluster Gardenia, Depok, Sabtu (3/3/2018) sebelumnya.

"Jadi tidak ada hubungan kasus di Sawangan, dengan pamflet atau surat ancaman 10 ulama yang beredar sebelumnya," kata Didik di Mapolresta Depok, usai deklarasi anti hoaks Forkopimda, Selasa (13/3/2018).

Baca: BREAKING NEWS: Ustaz di Sawangan Depok Ditikam Perempuan Tak Waras Saat Salat Subuh di Masjid

Saat ini, kata Didik, tim penyidik masih bekerja, dan semua ulama yang diancam melakukan aktivitas sehari-hari termasuk ibadah, hidup tanpa ketakutan

"Sementara perempuan pelaku penyerangan ustaz di Sawangan masih oberservasi di RS Polri, Kramat Jati. Tim RS Polri masih memerlukan waktu yang cukup untuk observasi. Sementara penyidik masih melakukan langkah pendalaman untuk alat bukti," jelasnya.

Semua ini, kata Didik, untuk membuat peristiwa ini terang dan jelas. Didik menegaskan, perempuan pelaku penusukan adalah warga setempat yang tinggal sejak 2011.

Baca: Perempuan Tak Waras yang Menikam Ustaz di Depok Mengaku Mendapat Wahyu

"Ia juga merupakan jemaah masjid Darul Muttaqin, dan pelaku sudah mengenal korban," ujarnya.

Sedangkan motif pelaku, lanjutnya, masih dilakukan penyelidikan.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help