Home »

Bisnis

» Mikro

Jumlah Pengemudi Mencapai 175.000, Stop Rekrutmen Pengemudi Transportasi Berbasis Aplikasi

Data yang dimiliki Kemhub menunjukkan, jumlah pengemudi yang dimiliki satu perusahaan penyedia aplikasi mencapai 175.000 orang.

Jumlah Pengemudi Mencapai 175.000, Stop Rekrutmen Pengemudi Transportasi Berbasis Aplikasi
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Ilustrasi pengemudi Go-Jek 

WARTA KOTA, PALMERAH---Pemerintah memutuskan untuk menghentikan sementara atau moratorium rekrutmen pengemudi transportasi berbasis aplikasi.

Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Koordinasi tentang angkutan berbasis aplikasi di Kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman.

Budi Setiyadi, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemhub), mengatakan, keputusan pembatasan jumlah pengemudi transportasi daring dilakukan karena saat ini pertumbuhan jumlah pengemudinya sangat cepat.

Baca: Berkat Informasi Pengojek, Preman Monas Diringkus Polisi

Data yang dimiliki Kemhub menunjukkan, jumlah pengemudi yang dimiliki satu perusahaan penyedia aplikasi mencapai 175.000 orang, meningkat 9.000 orang dalam 3 minggu,

Angka ini juga jauh melampaui kuota 36.510 pengemudi yang ditetapkan Kemhub beberapa waktu lalu.

"Karena cepatnya pertumbuhan itu, tadi rapat memutuskan menghentikan sementara waktu penerimaan pengemudi baru," kata Budi, Senin (12/3/2018).

Baca: Ciptakan ‘Tuyul’ Taksi Online, Tukang Servis Ponsel ini Rugikan Grab Car Rp 600 Juta

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, keputusan penghentian akan dilakukan di seluruh daerah.

Langkah itu diambil demi menyelamatkan pengemudi taksi online yang sudah ada.

Halaman
12
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help