Hanya 35 Juta Penduduk Indonesia Berprofesi Petani

Banyaknya model petani yang dilanda kemiskinan membuat profesi petani masih dianggap sebelah mata di Indonesia, bila dibandingkan profesi lainnya.

Hanya 35 Juta Penduduk Indonesia Berprofesi Petani
Kompas.com
petani 

WARTA KOTA, SENAYAN---Banyaknya model petani yang dilanda kemiskinan membuat profesi petani masih dianggap sebelah mata di Indonesia, bila dibandingkan profesi lainnya.

Padahal, kebutuhan pangan terus meningkat sejalan dengan pertumbuhan populasi penduduk di Indonesia.

Sektor pertanian berperan strategis dalam menyediakan bahan baku pangan nasional.

Bila profesi ini terus dianggap 'tidak keren', bagaimana menyediakan pangan bagi 260 juta penduduk Indonesia?

Untuk itu diperlukan daya tarik agar semakin banyak generasi muda di Indonesia mau bekerja di sektor pertanian.

Sumber Biro Pusat Statistik Agustus 2017, dari 121 juta orang tenaga kerja, yang bekerja dibidang pertanian hanya 29 persen atau sekitar 35 juta penduduk. Dari jumlah tersebut, 61 persen berusia di atas 45 tahun.

Baca: Petani Kopi Gembira di Kala Rupiah Terpuruk Penghasilan Mereka Melejit

Masalah regenerasi petani yang lambat karena kurangnya minat generasi muda dibidang pertanian, serta melibatkan kaum muda dibidang pertanian menjadi prioritas jika ingin mencapai ketahanan pangan nasional.

Topik tersebut diangkat dalam temu wicara Go-Young Farmers yang merupakan perhelatan The Jakarta Food Security Summit 2018 yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, pekan lalu.

Dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) Dr Bayu Krisnamurthi, mengatakan, Indonesia akan mengalami periode bonus demografi, di mana jumlah orang produktif lebih tinggi daripada jumlah lansia dan anak-anak.

"Kondisi ini merupakan kesempatan bagi kita untuk mengenalkan pertanian kepada generasi muda, jika tidak, pertanian akan mengalami kekurangan sumber daya manusia dan akan sulit bagi kita untuk mencapai ketahanan pangan nasional," kata Bayu.

Menurut Bayu, generasi muda adalah kunci, dan pertanian modern adalah solusi untuk menarik generasi muda untuk terlibat dalam bisnis pertanian.

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved