Sistem Ganjil-Genap di Gerbang Tol Bekasi Barat dan Timur Berlaku, Kepadatan di Sekitar Gebang Tol

Di depan gerbang tol Bekasi Barat 1 arah Jakarta lancar, kepadatan kendaraan terjadi sekitar 200 meter dari gerbang tol.

Sistem Ganjil-Genap di Gerbang Tol Bekasi Barat dan Timur Berlaku, Kepadatan di Sekitar Gebang Tol
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mensosialiasikan penerapan sistem gendaraan ganjil-genap di gerbang tol Bekasi Barat, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin (5/3/2018) pagi. 

WARTA KOTA, BEKASI---Sistem pelat nomor ganjil-genal di gerbang tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur mulai berlaku Senin (12/3/2018) pukul 06.00.

Petugas gabungan kepolisian, PT Jasa Marga, dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek berjaga di depan gerbang tol Bekasi Barat 1.

Pantauan di sana menunjukkan lalu lintas di depan gerbang tol Bekasi Barat 1 arah Jakarta lancar, dilewati kendaraan pribadi maupun bus angkutan umum. Kepadatan kendaraan terjadi sekitar 200 meter dari gerbang tol.

Kementerian Perhubungan memberlakukan aturan plat nomor ganjil-genap di ruas tol Jakarta-Cikampek demi mengatasi kepadatan kendaraan.

Rekayasa ganjil-genap mulai diberlakukan Senin (12/3/2018) di gerbang tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur, pada pukul 06.00-09.00 WIB setiap Senin-Jumat kecuali hari libur nasional seperti dirilis Antaranews.com.

Kebijakan ini juga berlaku bagi kendaraan berat golongan III, hanya saja untuk kendaraan jenis ini dimulai dari gerbang tol Karawang Barat pada jam dan hari yang sama.

Bersamaan dengan peraturan ganjil-genap, Kementerian Perhubungan juga menerapkan lajur khusus angkutan umum (bus), bus harus melintas di jalur paling kiri jalan tol dari Gerbang Tol Bekasi Timur hingga Jakarta dengan ketentuan hari dan waktu yang sama.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kemudian mengeluarkan tiga paket kebijakan di ruas tol Japek melalui Permenhub Nomor 99 tahun 2019 dan Permenhub Nomor 18 tahun 2018.

Tiga paket kebijakan ini adalah aturan ganjil-genap pelat kendaraan bagi golongan I di gerbang tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur arah Jakarta.

Lalu pembuatan jalur khusus angkutan bus di bahu jalan tol, dan pembatasan jam operasional kendaraan barang (dua arah) pada golongan III, IV dan V.

Sumber: Antaranews.com

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help