Satu Hari Setelah Super Semar Terbit Jadi Pembenaran untuk Tindakan Terkelam di Sejarah Bangsa

Peristiwa terkelam di tahun 1965 dalam sejarah bangsa berlanjut di episode 1966 dan sehari setelah 11 Maret.

Satu Hari Setelah Super Semar Terbit Jadi Pembenaran untuk Tindakan Terkelam di Sejarah Bangsa
National Geographic
Soekarno dipaksa tanda tangan Super Semar oleh kubu Soeharto. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Peristiwa terkelam di tahun 1965 dalam sejarah bangsa berlanjut di episode 1966 dan sehari setelah 11 Maret.

Tepatnya 12 Maret 1966 atau satu hari setelah keluarnya Surat Perintah Sebelas Maret yang dikenal dengan Super Semar, genap 52 tahun yang lalu.

Peristiwa berdarah dan sangat mengerikan berlangsung dengan tema penumpasan PKI.

Baca: Genap 52 Tahun Surat Asli Super Semar masih Misteri Meski Soeharto tidak lagi Berkuasa

Penumpasan memang bermakna peristiwa berdarah yang menimbulkan sejarah dan dendam berkepanjangan pada sebagian anak bangsa.

Sementara itu, dalam artikel di Kompas.com: Mengambil Suatu Tindakan yang Dianggap Perlu, Kalimat Fatal dalam Supersemar

Peneliti Sejarah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Asvi Warman Adam mengatakan, Surat Perintah 11 Maret 1966 atau Super Semar sebenarnya berisi perintah Soekarno kepada Soeharto untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memulihkan ketertiban dan keamanan umum.

Asvi Warman Adam
Asvi Warman Adam (Kompas.com)

Perintah lainnya, meminta Soeharto untuk melindungi Presiden, semua anggota keluarga, hasil karya dan ajarannya.

Akan tetapi, kata Asvi, Soeharto tidak melaksanakan perintah tersebut dan mengambil tindakan sendiri di luar perintah Presiden Soekarno.

Baca: Panggabean Cabut Pistol di Kala Basuki Rahmat Minta Bung Karno Tanda Tangan Super Semar Berkop AD

Halaman
1234
Penulis: Gede Moenanto Soekowati
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help