Persija dan Aura Magis GBK

Stadion Utama GBK disebut-sebut punya andil khusus dalam kemenangan Persija. Benarkah?

Persija dan Aura Magis GBK
Warta Kota/Hamdi Putra
Manajemen dan pemain Persija Jakarta serta pengurus Jakmania, gelar syukuran di Komplek PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (19/2/2018), usai menjuarai Piala Presiden. 

WARTA KOTA, PALMERAH-Dua kali sudah Persija Jakarta bermain di Stadion Gelora Bung Karno (GBK). Dua kali juga Macan Kemayoran tidak pernah kalah.

Pertama ketika juara Piala Presiden. Bali dicukur dengan skor telak 3-0. Sedangkan di AFC Cup, Persija menang telak, 4-1 dari Tampines Rovers.

Tidak pernah kalah ketika bermain di GBK membuat banyak pihak yang menyebut bahwa stadion yang baru direnovasi itu cukup angker bagi lawan-lawan Persija. Benarkah?

Jawabannya ada ketika Persija menjamu Song Lam Nghe An, Rabu (14/3/2018) mendatang.

Keangkeran stadion yang dibuka pada 1962 ini akan kembali menjadi saksi magis tidaknya stadion yang identik dengan Presiden pertama Republik Indonesia ini.

Ketika mengalahkan Tampines Rovers, The Jakmania yang hadir sekitar 50.000. Nah, ketika menjamu tim yang lebih kuat, tentu saja Ismed Sofyan cs ingin yang hadir lebih banyak.

“Kalau bisa stadion full,” ungkap Ismed kepada Persija.

Apa yang dikatakan pemain yang identik dengan nomor punggung 14 itu memang masuk akal.

Dengan dukungan pemain ke-12 dalam hal ini The Jakmania, semangat pemain di lapangan dipastikan berlipat-lipat.

Ibaratnya, jika tenaga sudah habis, nyanyian The Jakmania bakal menjadi bahan bakar baru. penyemangat baru dan juga tenaga baru.

Halaman
12
Penulis: Hamdi Putra
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved