Pengelola Rusun Tambora Sengaja Matikan Lift Gara-gara Hal Ini, Penghuni Kesal

Fasilitas lift di Rumah Susun (Rusun) Tambora, Jakarta Barat, tak berfungsi.

Pengelola Rusun Tambora Sengaja Matikan Lift Gara-gara Hal Ini, Penghuni Kesal
WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN
Lift di Rumah Susun (Rusun) Tambora, Jakarta Barat tak berfungsi. 

WARTA KOTA, TAMBORA - Fasilitas lift di Rumah Susun (Rusun) Tambora, Jakarta Barat tak berfungsi.

Menurut cerita beberapa penghuni setempat, lift di Tower A, B, dan C tersebut, sudah setahun lebih tak berfungsi.

Lift di Rusun Tambora, di Tower A, B, dan C tak bisa digunakan. Pintu lift berkarat, dan salah satu dari lift tersebut tidak terdapat tombol naik dan turun. Hanya ada satu lift di setiap tower yang bisa digunakan. Menurut penghuni, pengelola rusun sengaja tak memperbaikinya.

Lift di Rumah Susun (Rusun) Tambora, Jakarta Barat tak berfungsi.
Lift di Rumah Susun (Rusun) Tambora, Jakarta Barat tak berfungsi. (WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN)

"Sudah tujuh bulan enggak diperbaiki. Sengaja sekali enggak di-maintenance. Hanya satu lift yang difungsikan. Kalau lift lagi penuh, itu mau enggak mau naik tangga. Lama nungguin lift bergiliran begitu, karena banyak yang pakai lift-nya," ungkap Anna (31), penghuni Blok A-1 Rusun Tambora, Minggu (11/2/2018).

Penghuni rusun lainnya, Sarjim (41), mengaku terkadang kesal lantaran pihak pengelola hanya memfungsikan satu unit lift.

"Kesal ya kesal. Ini kan (Rusun Tambora) lantai ada 16. Fungsinya (lift) cuma satu saja. Penuh, mesti nunggu gilirannya lama. Badan saya nih, sudah enggak kuat berdiri lama-lama, dan juga mana mungkin kuat saya naik tangga ke lantai 14," tutur Sarjim (41), penghuni Rusun Tambora 14-A.

Lift di Rumah Susun (Rusun) Tambora, Jakarta Barat tak berfungsi.
Lift di Rumah Susun (Rusun) Tambora, Jakarta Barat tak berfungsi. (WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN)

Irwan Susatio, Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Pelayanan Rumah Susun (Rusun) Tambora mengatakan, tak berfungsinya lift di tiga tower Rusun Tambora, karenak maraknya anak-anak bermain lift.

"Kami sengaja mematikan lift itu, sebab anak-anak Rusun Tambora di sini mainin lift-nya. Bisa tekor (tarif listrik)-nya. Lift itu tak rusak, memang sengaja dimatikan. Hitung-hitung kan bisa hemat listrik. Urusan maintenance kan di Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang menanggung," jelas Irwan. (*)

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved