Pemilih Generasi Milenial di Depok Diminta Tolak Politik Uang dan Cegah Hoax

Pemilih milenial yang berdaulat itu ialah mereka yang menolak politik uang dan melawan hoax pada proses Pilkada Jabar.

Pemilih Generasi Milenial di Depok Diminta Tolak Politik Uang dan Cegah Hoax
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Bendahara Taruna Merah Putih (TMP) Kota Depok, Novi Anggriani Munadi (baju hitam), dalam diskusi bertema 'Pilkada, Hoaks dan Milenial' di Baper Cafe, Pancoran Mas, Depok, Minggu (11/3/2018). 

WARTA KOTA, DEPOK---Pemilih pemula dalam Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat (Pilkada Jabar) 2018 diyakini jumlahnya cukup besar.

Mereka yang masuk dalam golongan kaum milenial ini diminta berpartisipasi aktif dalam Pilkada dengan menolak politik uang serta menolak informasi hoax seputar Pilkada Jabar yang diprediksi akan marak.

Dengam begitu maka Pilkada Jabar diharapkan benar-benar mengedepankan nilai-nilai demokratis yang ada.

Baca: Besok, Jajaran Polres Jakarta Barat Bersama Tokoh Agama Gelar Kampanye Anti Hoax

Hal itu diungkapkan Bendahara Taruna Merah Putih (TMP) Kota Depok, Novi Anggriani Munadi, dalam diskusi bertema 'Pilkada, Hoaks dan Milenial' di Baper Cafe, Pancoran Mas, Depok, Minggu (11/3/2018).

Dalam diskusi yang diikuti oleh puluhan kaum milenial di Depok tersebut, Novi menekankan partisipasi pemilih pemula bukan sekadar memilih calon saja, tetapi mewujudkan pemilih milenial yang berdaulat.

"Pemilih milenial yang berdaulat itu ialah mereka yang menolak politik uang dan melawan hoax pada proses Pilkada Jabar kali ini," kata Novi.

Ia mengatakan, pemilih milenial di Depok sudah kritis dan cerdas terhadap modus politik uang. Mereka punya banyak informasi tentang bentuk dan risikonya.

"Jadi sudah tak berpengaruh calon-calon yang bermain dengan amplop dan sembako ke pemilih milenial di Pilkada Jabar ini," kata Novi.

Begitu juga dengan hoax, Novi yang juga Ketua Umum NADI Center ini, mengatakan, milenial Depok akrab dengan media sosial mengaku khawatir terhadap penyebaran berita bohong, fitnah, hasut, dan ujaran kebencian.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help