Panggabean Cabut Pistol di Kala Basuki Rahmat Minta Bung Karno Tanda Tangan Super Semar Berkop AD

Kop yang disodorkan tidak ada lambang Garuda Pancasila yang berbunyi Presiden Indonesia, yang ada hanyalah kop Mabes AD.

Panggabean Cabut Pistol di Kala Basuki Rahmat Minta Bung Karno Tanda Tangan Super Semar Berkop AD
National Geographic
Super Semar yang misterius. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Ada versi kisah yang menyebutkan bahwa Presiden pertama RI Soekarno meneken Supersemar dengan ditodong pistol.

Benarkah demikian?

Misteri Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) tak melulu soal naskah asli yang hingga kini belum ditemukan.

Baca: Genap 52 Tahun Surat Asli Super Semar masih Misteri Meski Soeharto tidak lagi Berkuasa

Proses bagaimana Presiden pertama RI Soekarno meneken surat tersebut juga masih menjadi tanda tanya.

Apalagi, surat itu seolah menjadi pintu bagi proses peralihan kekuasaan dari Soekarno dan Soeharto yang selanjutnya dilantik menjadi Presiden kedua RI pada tahun 1968.

Ajudan Soekarno, Soekardji Wilardjito mengungkap bahwa sang presiden dalam kondisi tertekan, saat meneken surat itu.

Baca: Karier M Iriawan Melejit Setelah Ungkap Pembunuhan Berencana oleh Kelompok Antasari Azhar

Bahkan, dia menyebutkan bahwa jenderal AD bernama Maraden Panggabean menghadap Soekarno dan menodong pistol FN 46 saat menyerahkan dokumen Supersemar.

Di balik Supersemar yang penuh misteri.
Di balik Super Semar yang penuh misteri. (Tribun Medan)

Penuturan ini disampaikan Sukardjo setelah kejatuhan Presiden Soeharto terjadi pada tahun 1998, 32 tahun setelah berkuasa.

Sukardjo menuturkan bahwa pada saat itu, ada empat jenderal yang menghadap Presiden Soekarno.

Halaman
123
Editor: Gede Moenanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help