Bingung Menghabiskan Akhir Pekan? Yuk Ke Festival Budaya Betawi

Beragam kuliner khas betawi mulai dari kerak telor hingga yang tak umum dikenal oleh masyarakat dihadirkan di TIM

Bingung Menghabiskan Akhir Pekan? Yuk Ke Festival Budaya Betawi
Warta Kota/Rangga Baskoro
Festival Internasional Kuliner dan Budaya Betawi di Taman Ismail Marzuki (TIM). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, MENTENG -- Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia (APJI) bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta mengadakan acara Festival Internasional Kuliner dan Budaya Betawi di Taman Ismail Marzuki (TIM).

Siti Djumiadini, Ketua DPD APJI DKI Jakarta mengatakan beragam kuliner khas betawi mulai dari kerak telor hingga yang tak umum dikenal oleh masyarakat dihadirkan di festival tersebut.

"Masakan-masakan yang sudah lama tenggelam dan tidak diketahui, kami angkat kembali. Ada juga tarian betawi, gambang kromong dan lainnya," kata Siti saat dikonfirmasi, Sabtu (10/3).

Festival Internasional Kuliner dan Budaya Betawi di Taman Ismail Marzuki (TIM).
Festival Internasional Kuliner dan Budaya Betawi di Taman Ismail Marzuki (TIM). (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Acara ini diadakan untuk memperkenalkan budaya betawi ke kancah internasional, terlebih lagi menjelang diadakannya event Asian Games 2018 di Jakarta pada Agustus mendatang.

"Acara ini dibuat untuk menyambut Asian Games 2018. Kita akan mengundang beberapa duta besar dan diplomat yang akan hadir. Kami namakan Festival Budaya Betawi agar masyarakat menyadari pentingnya budaya betawi," tuturnya

Sementara itu, Tokoh Pemerhati Kebudayaan Betawi, Sylviana Murni menyatakan festival tersebut bisa mengangkat perekonomian masyarakat Jakarta yang bergerak di bidang usaha mikro dan menengah.

"Ini sangat sejalan dengan yang dilakukan Bang Anies dan Sandi yaitu bagaimana masyarakat di tingkat RT, RW, kelurahan dan kecamatan bisa hidup. Semua ada di sini, mulai dari pagelaran budaya dan kulinernya sudah ada. Bayangkan kalu sebanyak 267 kelurahan kalau semua kearifan lokalnya terangkat, masyarakat bisa hidup sejahtera," kata Sylvi.

Festival Internasional Kuliner dan Budaya Betawi diadakan selama 3 hari dari Jumat sampai Minggu. Masyarakat tak perlu membayar tiket masuk alias gratis untuk bisa menikmati beragam kuliner khas Betawi. (*)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved