Home »

News

» Jakarta

Pemaparan Survei Tanah Abang Tahap 1 Mundur Lagi

Sandiaga Uno tidak jadi mempresentasikan hasil penelitian penataan kawasan Tanah Abang tahap pertama.

Pemaparan Survei Tanah Abang Tahap 1 Mundur Lagi
Warta Kota/Yosia Margaretta
Wakil Gubenur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, di Balai Kota, Senin (5/3). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Yosia Margaretta

WARTAKOTA, GAMBIR -- Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno tidak jadi mempresentasikan hasil penelitian penataan kawasan Tanah Abang tahap pertama.

Sebelumnya Sandi berjanji kepada awak media akan memberikan hasil survey tersebut sebelum penataan Tanah Abang tahap kedua akan dimulai.

"Sore nanti (9/3/2018). Saya minta waktu 10-15 menit ya. Jadi teman-teman (awak media) nanti saya presentasikan, saya kasih bahannya," ujar Sandiaga di Union Space V Office Centennial, Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Namun wacana tersebut tidak kunjung terealisasi sejak bulan Februari lalu dimana dirinya menyatakan akan memberikan hasil survey tersebut pada 20 Februari 2018.

Ketika ditanya awak media terkait hasil survey penataan kawasan Tanah Abang yang seharusnya dipresentasikan hari ini, Sandiaga kembali menunda.

Dirinya beralasan Pemprov DKI Jakarta harus memberikan pemaparan tersebut kepada stakeholders atau pihak-pihak yang terkait dalam penataan tersebut.

Pemprov DKI tidak ingin para stakeholders mengetahui evaluasi tersebut dari media terlebih dahulu melainkan harus dari presentasi Pemprov langsung.

"Kami mendapatkan advice bahwa hasil survei yang dilakukan di bulan Januari dan selesai analisa di bulan Februari ini untuk dikomunikasikan dulu kepada para stakeholder termasuk tentutnya teman-teman di Polda, BPK Dirlantas dan segala jajarannya, stakeholder yang lainnya juga sebelum kita umumkan," tutur Sandi di Balai Kota, Jumat (9/3/2018).

"Mudah-mudahan di akhir minggu kedepan hasilnya kita pastikan teman-teman stakeholder mendengar duluan bukan baca dari media tapi dia mereka langsung dipresentasikan oleh kami," tambahnya.

Wacana pemaparan hasil survei penataan kawasan Tanah Abang kembali tidak kunjung terealisasi dengan berbagai alasan sejak Februari 2018.

Hasil survey ini merupakan pangkal dari penataan Tanah Abang tahap kedua dimana salah satunya adalah pembangunan skybridge.

Sky bridge inilah yang nantinya akan menampung para PKL yang saat ini berjualan di jalan Jati Baru dan menimbulkan polemik di masyarakat.

"Jadi sampai sky bridge nya kelar pasti akan butuh tempat (jalan Jati Baru) sementara bagi pedagang. Jadi jangan terlalu berharap bisa dilakukan cepat (jalan Jati Baru dibuka)," ujarnya di Balai Kota, Senin (5/3/2018). (M14)

Penulis: Yosia Margaretta
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help