Pengemudi Ojol Dijadikan Tersangka Padahal Dia Justru yang Minta Polisi Turun Tangan Melerai

Dia yang menghubungi salah satu anggota polisi yang bertugas di Mapolsek Senen saat terjadi perusakan di underpass Senen.

Pengemudi Ojol Dijadikan Tersangka Padahal Dia Justru yang Minta Polisi Turun Tangan Melerai
Kompas.com
Aksi brutal gerombolan Ojol. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Ojek online (ojol) yang telah dijadikantersangka perusakan mobil Nissan X-Trail, Untung Yohanes melalui kuasa hukumnya, Marten Lucky Zebua, mengaku, dia yang menghubungi salah satu anggota polisi yang bertugas di Mapolsek Senen saat terjadi perusakan di underpass Senen pada 28 Februari lalu.

Marten mengungkapkan, Untung bersama dengan anggota dari Polsek Senen pada saat kejadian.

Setelah kondisi kondusif, dia bersama anggota Polsek Senen tersebut pergi ke Mapolsek Senen untuk berkoordinasi.

Namun, tanpa alasan yang jelas polisi memintanya untuk mendatangi Mapolres Jakarta Pusat.

Di Mapolres Jakarta Pusat Untung kemudian dimintai keterangan berupa berita acara pemeriksaan (BAP) dan langsung ditahan.

"Dia perginya dengan anggota Polsek Senen. Orang Polsek Senen ada di situ. Dia bareng ke Polsek sama orang Polsek Senen. Begitu di Polres dia di BAP terus disuruh tunggu dan ditahan jadi tersangka," ujar Marten saat ditemui di Mapolres Jakarta Pusat, Kamis (8/3/2018).

Istri Untung, Jane Christina mengatakan, dari pembicaraannya dengan Untung, suaminya itu menghubungi salah satu anggota Polsek Senen sekitar pukul 18.30 atau 19.00.

Sekitar pukul 20.00 Untung datang ke Mapolres Jakarta Pusat.

Di sana, Untung langsung ditahan sampai saat ini.

"Sampai sekarang, dia belum pernah pulang dan (masih) ditahan," ujar Jane.

Halaman
12
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help