Ini Dia Calon Winger Timnas Sepak Bola Wanita Indonesia, Kenal Bola Sejak Umur Tujuh Tahun

Latihan ini juga sekaligus menjadi seleksi pemain timnas wanita untuk menghadapi Asian Games dan Piala AFF Wanita 2018.

Ini Dia Calon Winger Timnas Sepak Bola Wanita Indonesia, Kenal Bola Sejak Umur Tujuh Tahun
instagram @zahramuz12
Zahra Muzdalifah 

WARTA KOTA, SAWANGAN - Tim nasional sepak bola wanita Indonesia memulai latihan perdana pada Selasa (6/3/2018) pagi, di Lapangan National Youth Training Centre (NYTC) Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Latihan ini juga sekaligus menjadi seleksi pemain timnas wanita untuk menghadapi Asian Games dan Piala AFF Wanita 2018.

Pada latihan perdana itu terlihat winger berambut pirang yang menyita perhatian lewat permainan apiknya di sisi kiri lapangan. Namanya adalah Zahra Muzdalifah, gadis kelahiran Jakarta, 4 April 2001.

Zahra Muzdalifah
Zahra Muzdalifah (Super Ball/Feri Setiawan)

Zahra diperkenalkan sepak bola oleh ayahnya, yang membawanya ke lapangan futsal saat masih berusia 7 tahun. Setelah itu, Zahra tertarik menggeluti dunia sepak bola.

"Awalnya diajak ayah nonton dia futsal. Habis itu aku jadi pengin ngikutin aja. Terus coba passing-passing sendiri ke dinding. Terus aku juga sering main sama temen-temen rumah, sampai 10 tahun aku bisa passing dan juggling," ungkap mahasiswi semester empat di Bina Nusantara itu.

Pemain yang saat ini merupakan anggota klub sepak bola Jakarta 69 itu mulai masuk tim sekolah sepak bola saat umur 10 tahun, saat ayahnya melihat bakat terpendam Zahra di dunia sepak bola. Sejak umur 10 tahun itulah Zahra mulai serius dan menekuni dunia sepak bola.

Baca: Polisi Masih Selidiki Putri Elvy Sukaesih Pengedar atau Pengguna Sabu

"Dari umur 10 tahun aku udah mau serius sama sepak bola. Sampai aku minta ke ayah untuk dimasukkan ke klub bola," tuturnya.

Bakat dan semangat Zahra yang didukung oleh orangtuanya membuat perjalanan sepak bolanya terbilang cukup mulus, sampai ia meraih juara di Norway Cup saat berusia 12 tahun bersama SSB ASIOP, dan sempat diundang untuk trial tiga bulan di Norwegia. Uniknya, Zahra merupakan satu-satunya pemain wanita di SSB ASIOP Apacinti tersebut.

Zahra mengaku terbiasa bermain di tiga posisi berbeda, yaitu sayap kanan dan kiri, serta striker.

Halaman
12
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved