Gerakkan Destinasi Halal, Hiburan Malam Tidak Akan Ditutup

Selama diskotek tersebut tidak melanggar Perda dan juga undang-undang, diskotek tidak harus ditutup

Gerakkan Destinasi Halal, Hiburan Malam Tidak Akan Ditutup
Warta Kota/Yosia Margaretta
Sandiaga membuka Forum Group Discussion (FGD) Wisata Halal di Balai Kota, Rabu (7/3/2018). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Yosia Margaretta

WARTA KOTA, GAMBIR -- DKI Jakarta akan membangkitkan potensi wisata halal, bersaing dengan negara lain yang juga sedang meningkatkan destinasi-destinasi halal.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menyebutkan bahwa dirinya menargetkan Jakarta dapat bersaing dengan negara lainnya untuk menjadi destinasi halal di tahun 2020.

Hal tersebut diungkapkannya pada Forum Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan pagi tadi, Rabu (7/3/2018) di gedung blok G Balai Kota, Jakarta Pusat.

Meskipun wisata halal yang nantinya akan disertifikasi oleh MUI ini akan dengan giat dijalankan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI, Sandiaga mengaku tidak akan menutup tempat hiburan malam atau diskotek.

Baginya selama diskotek tersebut tidak melanggar Perda dan juga undang-undang, diskotek tidak harus ditutup dan tidak berhubungan dengan adanya wisata halal di DKI.

"Selama hiburan malam tidak melanggar ketentuan, tidak mencampurkan dengan narkoba, prostitusi, judi. Hiburan malam masih dalam dan norma tentunya kami akan terus menjaga koridor itu," ujar Sandiaga di Balai Kota, Rabu (7/3/2018).

Sebelumnya usai membuka FGD wisata halal DKI, Sandiaga mengungkapkan bahwa Pergub terkait hal tersebut sudah ditandatangani.

Wisata halal itu sendiri nantinya akan terkait seperti kuliner, fashion dan juga destinasi-destinasi lainnya.

Standariasasi halal ini pun sementara ini mengacu pada LPOM MUI yang sudah dimiliki DKI Jakarta, namun tidak menutup kemungkinan untuk DKI bekerjasama dengan lembaga lainnya.

"Kita harus siapkan lembaga-lembaga penunjangnya. FGD ini salah satunya juga ingin mendorong lembaga-lembaga penunjang, juga ada dari Kementerian Agama tadi apa saja produk-produk regulasi yang bisa menjadi insentif untuk menggerakkan wisata halal ini," tutur Sandi. (M14)

Penulis: Yosia Margaretta
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help