Bursa Efek Indonesia Mengawal 42 Perusahaan Rintisan Masuk Bursa

BEI terus menjaring perusahaan rintisan (start up) untuk masuk bursa saham. Lewat program IDX Incubator, BEI kini mengawal 42 perusahaan rintisan.

Bursa Efek Indonesia Mengawal 42 Perusahaan Rintisan Masuk Bursa
Kontan.co.id
Ilustrasi lantai perdagangan Bursa Efek Indonesia. 

WARTA KOTA, PALMERAH---Bursa Efek Indonesia (BEI) terus menjaring perusahaan rintisan (start up) untuk masuk bursa saham. Lewat program IDX Incubator, BEI kini mengawal 42 perusahaan rintisan.

Bahkan ada satu perusahaan rintisan yang sudah siap melenggang di bursa. Perusahaan tersebut bergerak di bidang financial technology (fintech).

Baca: Go-Jek Datang ke Bursa Efek Indonesia Ketemu Direktur Utama BEI, Sinyal Akan Go Public?

"Ada satu yang sudah memenuhi net tangible asset sebesar Rp 5 miliar," kata Head of IDX Incubator, Irmawati Amran, Selasa (6/3/2018).

Namun dia belum mau bilang kapan perusahaan itu masuk bursa.

"Perusahaan itu menyiapkan secara internal, GCG (good corporate governance) dan kecukupan modal disetor untuk go public pada tahun ini," kata Irmawati.

Baca: Perusahaan Rintisan Naik Daun, BEI Menargetkan 35 Start Up IPO Tahun Ini

Di luar 42 start up tadi, tahun ini, IDX Incubator berencana menjaring 40 perusahaan rintisan. Perinciannya, sebanyak 20 perusahaan berlokasi di Jakarta, 15 di Bandung, dan lima perusahaan di Surabaya.

Di luar IDX Incubator, satu perusahaan sudah bersedia mencatatkan saham di BEI (IPO).

Perusahaan ini memiliki lebih dari Rp 5 miliar. Jadi, sudah ada dua perusahaan start up yang siap go public.

Halaman
12
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help