Anggaran RPTRA Dihapus, Evi Diyanti Sedih Tidak Menerima Upah Lagi

Evi mengaku sedih karena tidak akan menerima upah lagi, namun akan tetap bekerja dan mengabdi untuk RPTRA jika diberikan umur panjang.

Anggaran RPTRA Dihapus, Evi Diyanti Sedih Tidak Menerima Upah Lagi
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Suasana RPTRA Taman Lenteng Agung 

WARTA KOTA, JAGAKARSA---Pemprov DKI memastikan segala sesuatu yang menyangkut ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) lenyap dari APBD DKI Jakarta tahun 2019.

Evi Diyanti S Kep, pengelola Sarana dan Prasarana (Sarpras) RPTRA Taman Lenteng Agung, Jakarta Selatan, tidak kaget karena sudah mendapat sinyal sejak tahun lalu meskipun belum mengetahui kapan terjadinya.

"Berarti yang diomongin kemarin sudah benar dong, terbukti. Kami memang pernah dengar kalau suatu saat nanti RPTRA pasti akan mandiri, enggak akan ditunjang APBD, walaupun kami belum tau pastinya kapan," kata Evi saat ditemui Warta Kota, Rabu (7/3/2018).

Evi mengaku sedih karena tidak akan menerima upah lagi, namun akan tetap bekerja dan mengabdi untuk RPTRA jika diberikan umur panjang.

Baca: Anggaran RPTRA Lenyap Dari APBD, Pengelola Pasrah

"Jika benar dihapus, insya Allah saya tetap kerja di sini kalau dikasih sehat. Paling pendapatan kami hanya dari Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Mart saja," kata Evi.

Sedangkan Meidy Rahayuningsih, Bendahara RPTRA Taman Lenteng Agung, mengatakan sudah terlatih mandiri sejak awal berdirinya RPTRA ini.

"Dari awal kami memang dari nol. Apa-apa pakai uang kami dulu, sambil menunggu subsidi yang datang. Sudah terlatih mandiri berarti," kata Meidy.

Baca: 2018 Pembangunan Terakhir RPTRA, Sandi Masih Ingin RPTRA Dibangun

Selain dari PKK Mart, Meidy mengatakan, mereka bisa mendapat bonus dari hasil penjualan pangan murah setiap bulan.

Halaman
12
Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help