Terungkap, Mobil yang Dirusak Oknum Ojol Diduga Bodong

Mobil Nissan X-trail milik korban berinisial HS yang dirusak oleh sejumlah oknum ojek online (ojol) ternyata diduga bodong.

Terungkap, Mobil yang Dirusak Oknum Ojol Diduga Bodong
Warta Kota/Rangga Baskoro
Mobil Nissan Xtrail B 233 PB yang dirusak di Underpass Senen. 

WARTA KOTA, MENTENG -- Mobil Nissan X-trail milik korban berinisial HS yang dirusak oleh sejumlah oknum ojek online (ojol) ternyata diduga bodong.

Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang dikantungi A berbeda dengan nomor polisi mobil tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu masih melakukan penelusuran terkait dugaan tersebut. Pihaknya pun telah menyambangi orang yang nomor polisi kendaraannya sama seperti kendaraan milik HS.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu saat ditemui di kawasan Menteng, Jumat (2/3).
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu saat ditemui di kawasan Menteng, Jumat (2/3). (Warta Kota/Rangga Baskoro)

"Yang jelas mobil itu ada isinya, tapi pada saat kejadian nomor plat bukan itu. Ada konfirmasi dari pemilik mobil yang mempunyai (plat) itu. Sedang diperiksa di Polres," kata Roma saat ditemui di kawasan Menteng, Jumat (2/3).

Dikatakan oleh Kapolres, HS selaku pemilik mobil memiliki surat-surat resminya dan akan membawanya ke Polisi.

"Dan dari pemilik mobil yang memiliki surat-surat itu akan kami periksa juga yang sesuai dengan terpasang dalam barang bukti," ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya untuk saat ini hanya akan berfokus kepada penyelidikan kasus pengrusakan dan penganiayaan terhadap HS da dua orang rekannya yang lain.

"Kami fokus ke pengerusakan. Jangan digiring ke arah sana (plat bodong). Berikan kesempatan ke polisi untuk mengungkap pelaku (pengrusakan). Semoga Tuhan memberikan kecepatan dalam pengungkapan kami," tuturnya.

Sebelumnya, mobil tersebut diamuk oleh sekelompok driver ojek online di underpass Senen, Jakarta Pusat. Kronologi kejadian masih simpang siur.

Ada yang menyebut mobil tersebut awalnya berserempetan dengan kereta jenazah yang diiringi oleh para driver ojek online.

Meski begitu HS melaporkan kejadian pengrusakan ke Mapolres Metro Jakarta Pusat pada Rabu (28/2) lalu. Akan tetapi, polisi belum bisa memastikan hal itu. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved