BPJS Mulai Incar Pedagang Pasar

Segerombolan petugas BPJS memalak uang pedagang pasar. Pedagang pasar pun akhirnya mengeroyok petugas BPJS tersebut.

BPJS Mulai Incar Pedagang Pasar
WARTA KOTA/FERYANTO HADI
Petugas BPJS yang menyasar ke Pasar 

WARTA KOTA, KEBAYORAN LAMA -- Para pedagang di Unit Pasar Besar (UPB) Kebayoran Lama antusias bergabung menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial setelah sejumlah petugas blusukan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kebayoran Baru, Deny Yusyulian, mengatakan dalam kegiatan Wisata Akuisisi yang melibatkan seluruh pimpinan dan karyawan BPJS Cabang Kebayoran Baru, para pedagang mendapatkan sosialisasi dan edukasi mengenai manfaat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

"Seperti dugaan kami, mereka sebelumnya belum memahami benar apa itu BPJS Ketenagakerjaan. Mayoritas pedagang masih menganggap sektor informal seperti mereka bisa menjadi peserta. Mereka tahunya program ini hanya untuk pegawai perusahaan," kata Deny di kantornya, Jumat (2/3/2018).

Terang saja para pedagang antusias ketika petugas menjelaskan secara rinci program dan manfaat jika bergabung dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan. Sebagian pedagang langsung mendaftarkan diri di lokasi.

Para pendaftar langsung membayar premi pertama sebesar Rp19.710 sekaligus mendapatkan kartu peserta.

Deny menambahkan, dalam grebek akuisisi yang dilakukan, pihaknya ingin menyasar sektor Bukan Penerima Upah (PBU) dalam hal ini para pedagang mikro.

Menurutnya sektor ini masih menjadi sasaran potensial yang akan terus dijaring ke depannya.

"Program ini dalam rangka perluasan kepersetaan dalam melindungi pekerja yang bekerja di lingkungan pasar," imbuhnya.

Kepala Bidang Pemasaran, Bagus Tejo Harmoko, menambahkan, dalam giat
Program Gertak Singkat (Gerakan Taktis Untuk Akuisisi Kepesertaan) di UPB Kebayoran Lama, pihaknya ingin menjangkau peserta dari sektor Bukan Penerima Upah (PBU) sebanyak-banyaknya.

"Ada lebih dari 1000 kios di pasar ini dengan potensi kepesertaan mencapai 2000 orang. Kami terus dorong supaya mereka bisa bergabung," kata Bagus.

"Ke depan kami akan terus menjalankan kegiatan jemput bola semacam ini. Selain Pasar Kebayoran Lama, kami juga akan melakukan kegiatan serupa di pasar-pasar lainnya maupun di lokasi tempat usaha yang masuk dalam cakupan wilayah kerja kami," imbuhnya.

Rasiun, pemilik Toko Pemuda di pasar itu menyatakan langsung bergabung karena tertarik dengan manfaat yang didapatkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Selain dirinya, ia juga sekaligus mendaftarkan karyawannya bernama Yanto menjadi peserta.

"Program jaminan sosial ini manfaatnya besar sekali. Saya sebelumnya tidak tahu kalau pedagang seperti kami bisa bergabung. Saya langsung daftar saat petugas BPJS Ketenagakerjaan melakukan sosialisasi ke mari," imbuhnya

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help