Anggota FKDM Diimbau Jadi Garda Terdepan Redam Hoax di Masyarakat

Seluruh anggota FKDM di Jakarta Selatan diimbau untuk turut mencegah isu-isu yang beredar dan berpotensi meresahkan masyarakat.

Anggota FKDM Diimbau Jadi Garda Terdepan Redam Hoax di Masyarakat
Warta Kota/Feryanto Hadi
Anggota FKDM bertemu dengan Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Arifin, Kamis (1/3/2018). 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU---Seluruh anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) di Jakarta Selatan diimbau untuk turut mencegah isu-isu yang beredar dan berpotensi meresahkan masyarakat.

Hal ini ditegaskan oleh Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Arifin, saat bertemu dengan anggota FKDM di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis (1/3/2018)

"Saya minta angota FKDM harus bisa menjadi garda terdepan dalam mencegah dan menangkal setiap isu-isu yang berkembang ditengah-tengah masyarakat. Apalagi ikut sebarkan hoax. Ini perlu dilakukan dengan tujuan menghindari adanya keresahan yang lebih luas," katanya.

Arifin mencontohkan saat ini di tengah-tengah masyarakat sedang berkembang isu adanya orang gila yang menyerang para ulama. Hal ini tentu memberikan keresahan tersendiri jika isu ini terus menghinggapi masyarakat.

“Sebagai Ibu Kota, Jakarta tentu memiliki masyarakat yang tingkat pendidikannya jauh lebih merata dibanding daerah lain. Oleh karena itu, tingkat kehati-hatian masyarakat Jakarta dalam menyebarkan informasi, juga harus tinggi dan hati-hati,” kata Arifin.

"Untuk itu FKDM memiliki peran penting dalam mengatasinya dengan tujuan agar isu ini tidak semakin meluas," kata Arifin.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Selatan, Matsani, meminta seluruh anggota FKDM dan masyarakat untuk berhati-hati memberikan informasi yang belum tentu kebenarannya alias hoax.

Sebab hal ini bisa menimbulkan keresahan dan berdampak negatif.

“Makanya saat ini Pemkot Jakarta Selatan terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan FKDM serta masyarakat. Ini dilakukan dengan tujuan agar informasi sekecil apapun di tengah-tengah masyarakat yang dapat meresahkan warga, dapat terdeteksi sejak dini dan segera dapat diatasi,”kata birokrat Betawi ini.

Matsani juga meminta kepada seluruh masyarakat agar terus meningkatkan pengawasan, pengendalian, meredam isu-isu yang merebak di wilayah.

"Selain itu juga terus menjaga keamanan terutama mengoptimalkan siskamling, menerapkan sistem 2 x 24 jam bagi tamu wajib lapor kepada ketua RT dan RW setempat," katanya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help