Tiga Minggu Tinggal Beratap Terpal

Hampir tiga minggu, Dini (40), salah satu korban puting beliung, hanya bisa pasrah mengharapkan uluran tangan dari pemerintah.

Tiga Minggu Tinggal Beratap Terpal
WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO
Pada 9 Februari lalu dua rumah di Ciracas, Jakarta Timur diterjang angin puting beliung. 

WARTA KOTA, CIRACAS - Hampir tiga minggu, Dini (40), salah satu korban puting beliung, hanya bisa pasrah mengharapkan uluran tangan dari pemerintah.

Sejak 9 Februari lalu, rumah pemberian orangtuanya di Jalan Praji RT 07/01 Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, diterjang angin puting beliung. Tak hanya rumahnya, satu rumah lagi juga menjadi korban terjangan puting beliung.

Kini pemilik rumah hanya menutupi atap rumah miliknya yang rusak dengan terpal. Namun, ia beruntung peristiwa tersebut tidak menelan korban jiwa.

Baca: Tak Punya Uang untuk Memperbaiki Usai Terkena Puting Beliung, Dua Rumah di Ciracas Beratap Terpal

"Kejadian itu malam lagi pada tidur, pada ketiban semua yang ada di dalam rumah, untungnya cuma benjol saja," kata Dini saat ditemui beberapa waktu lalu, Rabu (28/2/2018).

Keterbatasan dana membuat dirinya dan keluarga bingung memperbaiki rumahnya. Untuk itu, ia memasang terpal untuk sementara waktu sebagai atap rumahnya, agar terhindar dari terik matahari.

Ia juga membangun sebuah tenda yang tak jauh dari rumahnya sebagai tempat tinggal dan untuk meletakkan perabotan rumah tangganya.

Baca: Peninjauan Kembali Kasus Ahok Paling Lama Diputuskan dalam Waktu Lima Bulan

"Makanya sekarang digunakan terpal agar bisa tetap tinggal. Yang penting bisa tidur saja," ujarnya.

Dini pun sudah melaporkan kejadian itu ke pihak RT dan RW, dengan harapan mendapat bantuan, karena selama ini suaminya hanya bekerja serabutan.

"Waktu itu ada dari kelurahan sudah datang dan lihat rumah kami, ya mudah-mudahan saja bisa dapat bantuan," harapnya.

Baca: Frisian Flag Indonesia Kini Punya Peternakan Sapi Perah di Blitar dan Tulungagung

Dini menuturkan, karena cuaca yang tak terduga, ia bersama keluarga mulai mengungsi ke rumah orangtuanya. Sedangkan tetangga sebelahnya memilih mengontrak rumah sambil menabung, agar bisa memperbaiki rumah.

"Ya makanya sekarang saya numpang dulu biar suami saya nabung untuk memperbaiki rumah," cetusnya. (*)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help