Situasi Ekonomi Masih Labil, Apindo DKI Minta Para Pengusaha Tetap Optimistis

Terjadinya penurunan daya beli di masyarakat, bahkan telah menggerus sejumlah bisnis terutama bidang ritel.

Situasi Ekonomi Masih Labil, Apindo DKI Minta Para Pengusaha Tetap Optimistis
Warta Kota/Feryanto Hadi
Member Gathering sekaligus Rapat Kerja dan Koordinasi (Rakerkonprov) Apindo DKI Jakarta di Gedung Permata Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (1/3/2018). 

WARTA KOTA, KUNINGAN -- Kondisi ekonomi yang cenderung stagnan sejak tahun 2017 lalu sudah berdampak kepada sejumlah bidang usaha.

Terjadinya penurunan daya beli di masyarakat, bahkan telah menggerus sejumlah bisnis terutama bidang ritel.

Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) DKI Jakarta, Solihin, saat ditemui di sela kegiatan Member Gathering sekaligus Rapat Kerja dan Koordinasi (Rakerkonprov) Apindo DKI Jakarta di Gedung Permata Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (1/3/2018).mengatakan, secara kasat mata memang terjadi penurunan daya beli masyarakat, terutama untuk sejumlah ritel.

Namun, jika dilihat dari sudut pandang lain, terjadi peningkatan transaksi untuk jual-beli secara online.

Hal itu, tercermin dari data perusahaan jasa antar barang atau ekspedisi.

"Secara angka memang naik. Dari tahun 2015 ke 2016, naiknya masih lima persen. Tapi di tahun 2017, naik hanya dua persen. Tapi jangan salah. Kenaikan sekecil itu belum diperhitungkan dengan cost yang juga meningkat. Mulai dari biaya produksi, pemeliharaan, kenaikan UMP atau pembayaran ini dan itu. Jadi, meskipun dari sisi angka naik, pendapatan pengusaha sebenarnya turun," ujarnya.

Solihin juga menggarisbawahi mengenai persepsi masyarakat yang melihat bisnis ritel tergerus oleh fenomena belanja online.

Ia menolak jika anggapan itu dilihat hanya mengambil contoh ritel tertentu yang menyatakan gulung tikar.

"Benar bila terjadi penurunan daya beli pada ritel atau toko konvensional. Namun kondisinya tidak separah yang dibayangkan. Hanya ritel-ritel tertentu saja yang tutup. Sementara, untuk ritel yang menjual kebutuhan pokok masih aman," ujarnya.

Solihin menambahkan, di tengah era digitalisasi ini justru harusnya dimanfaatkan oleh para pelaku usaha untuk melebarkan sayap bisnis dengan tentunya merubah mainset dan strategi bisnis sesuai dengan keadaan saat ini.

Halaman
12
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help