New York Times: Tantangan Saat Ini Seiring Teknologi yang Mengagung-agungkan Clickbait

Tantangan saat ini adalah kepercayaan terhadap media menurun seiring teknologi yang mengagung-agungkan clickbait, rumor, dan propaganda.

New York Times: Tantangan Saat Ini Seiring Teknologi yang Mengagung-agungkan Clickbait
Kompas.com/static1.businessinsider.com
Redaksi The New York Times tampak depan. 

WARTA KOTA, PALMERAH---Di situasi yang sulit bagi media saat ini, The New York Times Company mencatat pertumbuhan pelanggan yang signifikan dan perusahaan itu melewati 2017 dengan sehat.

Pihak perusahaan mengatakan, pelanggan digital bertambah 157.000 pada kuartal IV/2017 yang membuat pendapatan sepanjang 2017 mencapai lebih dari 1 miliar dolar AS. Pelanggan digital kini menyumbang 60 persen dari total pendapatan perusahaan.

Pertumbuhan langganan digital tersebut berkontribusi terhadap meningkatnya total pendapatan pada 2017 yang mencapai 8 persen menjadi 1,7 miliar, dan 10 persen pada kuartal IV menjadi 484 juta dolar AS.

The Times Company memiliki lebih dari 2,6 juta langganan digital (belum termasuk layanan cetak), yang mencakup produk berita, memasak dan teka-teki silang hingga akhir 2017.

Pendapatan dari pelanggan digital saja meningkat 46 persen dibandingkan tahun lalu menjadi 340 juta dolar AS, dan meningkat 51 persen dibandingkan kuartal IV tahun lalu menjadi 96 juta dolar AS.

Pendapatan dari pelanggan sepanjang 2017 meningkat 15 persen dan naik 19 persen pada kuartal IV/2017 menjadi 269 juta dolar AS.

Mark Thompson, Chief Executive of The Times, mengatakan, perusahaan senang dengan retensi kuat yang terus berlanjut setelah euforia pemilihan presiden.

"Kami terus membuat kemajuan yang menggembirakan dan melihat gejolak bulanan yang jauh lebih rendah daripada beberapa tahun yang lalu," katanya.

Pada awal November tahun lalu, dia memuji kualitas jurnalisme di NY Times yang menurutnya bagai "angkatan laut dengan berbagai samudera" karena kemampuan NYTimes meliput isu internasional maupun nasional sekaligus mengerahkan jurnalis mereka untuk investigasi.

Mereka kini tidak lagi mendasarkan bisnis pada usaha cetak. Pegawai di bagian copy desk sudah di-PHK dengan kompensasi. Times juga kemudian menyusun ulang newsroom.

Halaman
12
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help