BPJS Ketenagakerjaan Kerja Sama dengan BNI untuk Meningkatkan Kepesertaan

Tujuan dari perjanjian kerja sama ini adalah sebagai pedoman untuk memanfaatkan sumberdaya yang ada dari masing-masing pihak.

BPJS Ketenagakerjaan Kerja Sama dengan BNI untuk Meningkatkan Kepesertaan
Istimewa
Kerja sama BPJS Ketenegakerjaan dan BNI ditandatangani oleh Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, E Ilyas Lubis (kiri), dan Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., Catur Budi Harto, Rabu (28/2/2018). 

WARTA KOTA, PALMERAH----BPJS Ketenagakerjaan berupaya meningkatkan kepesertaan melalui kerja sama dengan BNI.

Kerja sama ini tertuang dalam perjanjian kerja sama (PKS) tentang sinergi perlindungan pekerja dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan dengan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR).

Kerja sama ini ditandatangani oleh Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, E Ilyas Lubis, dan Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., Catur Budi Harto, Rabu (28/2/2018).

“Program BPJS Ketenagakerjaan adalah program negara yang penting untuk diketahui oleh seluruh pekerja Indonesia dan kami sangat mengaperisasi pihak BNI yang menyambut baik ajakan kerja sama ini," kata Ilyas dalam keterangan tertulis yang dikirim ke Warta Kota.

Baca: Jadi Media Penyalur Bantuan, BPJS Ketenagakerjaan Raih Penghargaan

Tujuan dari perjanjian kerja sama ini adalah sebagai pedoman untuk memanfaatkan sumberdaya yang ada dari masing-masing pihak.

BPJS Ketenegakerjaan dan BNI bersinergi mendorong peningkatan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan peningkatan penyaluran fasilitas KUR kepada calon peserta, peserta, eks peserta, dan keluarga peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Baca: 6,4 Juta Pekerja DKI Jakarta Belum Terlindungi BPJS

Calon debitur KUR nantinya akan diarahkan untuk mendaftarkan perusahaan atau diri mereka ke BPJS Ketenagakerjaan untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Seluruh pekerja, termasuk pemberi kerja harus mendapatkan perlindungan sesuai dengan amanat Undang-undang No. 40 tahun 2004 dan Undang-Undang No. 24 tahun 2011 tentang BPJS," kata Ilyas.

Sementara itu, Catur Budi Harto mengatakan, program BPJS Ketenagakerjaan ini sangat penting untuk debitur BNI sebagai perlindungan saat menjalani pekerjaan dan keluarganya.

“Langkah ini bukan hanya sekadar meningkatkan kepesertaan, juga memudahkan masyarakat dalam memperoleh infromasi tentang program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan," kata Ilyas.

Penulis: Aloysius Sunu D
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved