Warga Terimbas Tol Kunciran Bandara: Kami Bukan Binatang

"Saya ini manusia, bukan binatang. Tiap hujan, selalu kebanjiran," ujar Yusrina satu dari warga setempat

WARTA KOTA, TANGERANG- Warga sekitar pembangunan Jalan Tol Kunciran - Bandara Soekarno Hatta, Tangerang merasa dirugikan dengan pembangunan ruas tol tersebut.

Khususnya warga di wilayah RT 03 / RW 01 Kelurahan Benda, Kecamatan Benda, Kota Tangerang. Mereka hidup terhimpit antara pembangunan proyek Jalan Tol tersebut dengan perumahan yang ada di sekitarnya.

Pemukiman yang dihuninya ini biasa terkepung banjir. Sontak masyarakat sekitar pun menjerit menyuarakan kegetirannya itu.

"Saya ini manusia, bukan binatang. Tiap hujan, selalu kebanjiran," ujar Yusrina satu dari warga setempat saat ditemui di area pembangunan Tol Kunciran - Bandara, Tangerang, Rabu (28/2/2018).

Rumahnya kerap terendam hingga ketinggian sekitar 1 meter. Air pun merangsek masuk ke dalam kediaman penduduk.

"Kami ini sulit ke mana - mana, kalau air sudah masuk rumah itu ribet. Ada nenek - nenek dan barang - barang juga terendam," ucapnya.

Terlebih anak - anak di lokasi ini turut terdampak. Para generasi bangsa tersebut tak bisa sekolah lantaran terkepung banjir.

"Saya dipanggil ke sekolahannya terus, karena anak enggak bisa sekolah. Cuma dijanji - janjikan saya sama pengelola proyek ini. Mau dipindahin, tapi belum dibayar ganti rugi," kata Yusrina. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved