Trayek Ok Otrip Masih Uji Coba Meski Puluhan Trayek telah Dihapus

Pihaknya masih melakukan uji coba pada trayek Ok Otrip yang juga masuk dalam RITJ 2018.

Trayek Ok Otrip Masih Uji Coba Meski Puluhan Trayek telah Dihapus
Warta Kota/Joko Supriyanto
Ilustrasi. Angkot pendukung transportasi paket OK Otrip menunggu penumpangnya di Terminal Kampung Melayu. 

WARTA KOTA, GAMBIR -- Restrukturisasi trayek angkutan umum Ibukota, terkait program OK Otrip secara langsung memangkas puluhan trayek serta armada angkutan umum ke depannya.

Tercatat, hanya tersisa sebanyak 97 trayek dengan 8.000 unit armada dari sebelumnya sebanyak 157 trayek dengan 12.500 unit armada.

Pemangkasan trayek tersebut, diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Andri Yansyah merupakan tahapan pihaknya dalam mempersiapkan sistem integrasi antar moda transportasi. yang ditawarkan dalam OK Otrip.

Selain itu, sebagai bentuk penataan atas trayek, yang kini, justru saling bersinggungan.

"Restrukturisasi ini sebagai bentuk perbaikan agar terintegrasi dan tidak saling berhimpitan, kalau pun berhimpitan setidaknya tidak lebih dari lima persen," ungkapnya dihubungi pada Rabu (28/2/2018).

Bersamaan dengan usulan tersebut, pihaknya masih melakukan uji coba pada trayek Ok Otrip yang juga masuk dalam Rencana Induk Transportasi Jakarta (RITJ) 2018.

Sehingga, tidak menutup kemungkinan perubahan trayek terjadi usai evaluasi dilakukan.

"RITJ masih dikerjakan konsultan, intinya kita perbaiki trayek yang selama ini bermasalah dan dikeluhkan adanya jual beli trayek.

Seperti diketahui sebelumnya, pelaksanaan program One Karcis One Trip (OK Otrip) sebagai langkah realisasi angkutan umum terintegrasi dan murah berujung pengurangan jumlah armada serta trayek di seluruh ibu kota.

Trayek angkutan umum akan dipangkas dari semula sebanyak 157 trayek menjadi 97 trayek dengan jumlah armada dari semula 12.500 unit menjadi 8.000 unit.

Pemangkasan trayek serta jumlah armada angkutan umum bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalulintas sekaligus mengoptimalkan trayek dan armada baru.

Dalam sosialisasi, terdapat enam trayek OK Otrip antara lain, Tanah Abang-Kota (OK 1), Kampung Melayu-Duren Sawit (OK 2), Lebak Bulus-Pondok Labu (OK 3), Grogol-Angke (OK 4), Semper-Rorotan (OK 5) dan Kampung Rambutan-Pondok Gede (OK 6).

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help