Tersangka Ujaran Kebencian, Pekerjaan ML Tidak Jelas: Istrinya Syok

Salah seorang tersangka ujaran kebencian, ML (39), diketahui tidak memiliki pekerjaan yang jelas.

Tersangka Ujaran Kebencian, Pekerjaan ML Tidak Jelas: Istrinya Syok
Warta Kota/Henry Lopulalan
Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol Fadil Imran (tengah) didampingi Kasubdit 1 Dittipid Siber Bareskrim Polri Kombes Pol Irwan Anwar (kanan) dan Analis Kebijakan (Anjak) Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Sulistyo Pudjo (kiri) saat rilis tersangka sindikat penyebar isu-isu provokatif di media sosial yang berhasil diungkap Tim Siber Bareskrim Mabes Polri, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (28/2/2018). 

WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK----Salah seorang tersangka ujaran kebencian, ML (39), yang ditangkap oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Polri bersama Direktorat Keamanan Khusus Badan Intelejen Khusus, diketahui tidak memiliki pekerjaan yang jelas.

“Kurang tahu pekerjaannya, kelihatan di sini juga cuma sekali-kali,” kata Untung, Ketua RT 01 RW 05 Sunter Muara, Rabu (28/2/2018).

ML juga diketahui tidak memiliki pekerjaan tetap.

Baca: Laskar Muslim Cyber Army Asal Tanjungpriok Dikenal Pendiam

Tersangka juga sempat lama tidak mempunyai pekerjaan hingga akhirnya ditangkap Polisi dengan dugaan penyebaran ujaran kebencian.

“Enggak tahu persis yah pekerjaannya, mungkin ada bisnis,” kata kakak ipar tersangka, Harry Fadilah (43).

Menurut Harry, adik iparnya itu pernah mengenyam pendidikan di pesantren.

Baca: 3 Aplikasi Canggih Laskar Muslim Cyber Army Untuk Kelabui Polisi

Meski tidak bisa dibilang ustaz, ML juga sedikit banyak paham agama.

Alhasil Harry pun kaget dengan penangkapan yang dilakukan aparat berwajib.

“Istrinya masih syok sampai sekarang, istrinya kan lagi hamil tujuh bulan anak kedua. Kami sih ada rencana nengokin tapi memang belum siap karena kondisinya masih syok,” katanya.

Selama tinggal di rumah mertua di Jalan Sunter Muara RT 01 RW 05, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sejak 6-7 tahun silam, ML tidak pernah menunjukkan gelagat mencurigakan.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved