Pemkot Jakarta Utara Ajak Peran Serta Ormas Cegah Terjadinya Kekerasan

Pemkot Jakarta Utara mengajak peran serta ormas untuk mencegah terjadinya kekerasan, terutama kekerasan terhadap tokoh agama.

Pemkot Jakarta Utara Ajak Peran Serta Ormas Cegah Terjadinya Kekerasan
Istimewa
Tokoh agama dihantui teror orang gila. 

Laporan Wartawan Warta Kota Junianto Hamonangan

WARTA KOTA, TANJUNGPRIOK - Pemerintah Kota Jakarta Utara mengajak peran serta organisasi masyarakat (ormas) untuk mencegah terjadinya kekerasan.

Apalagi belakangan ini marak terjadi kekerasan terhadap tokoh agama di sejumlah daerah.

“Sebagai sebuah ormas tentunya punya kepedulian terhadap bangsa dan negara, ini juga bentuk komunikasi untuk menjelaskan situasi sekarang bahwa tidak ada yang perlu dibesar-besarkan,” ucap Wali Kota Jakarta Utara, Husein Murad, Selasa (27/2/2018).

Selain itu Husein meminta agar masyarakat tidak mudah untuk terpancing dengan isu-isu yang bisa memecah belah keutuhan Indonesia. Sehingga peran serta ormas untuk mencegah isu-isu yang tidak bertanggung jawab bisa ditekan sekecil mungkin.

“Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dan akan maju, jadi pasti ada gangguan yang musti disadari oleh seluruh komponen bangsa. Dengan kondisi itu masyarakat diminta supaya tidak cepat termakan isu,” ujarnya.

Harus dicegah

Ketua Majelis Pimpinan Pemuda Pancasila Cabang Jakarta Utara, Muhammad Hafiz mengatakan, adanya aksi kekerasan terhadap tokoh agama belakangan ini harus dicegah secepat mungkin.

“Kita melihat kalau tokoh agama saling berseteru, saling konflik tentunya yang diuntungkan kelompok tidak beragama. Jadi perlu satu solusi jalan keluar untuk kita lakukan di sini sekaligus antisipasi di wilayah kita,” katanya.

Selain itu Hafiz mengatakan pihaknya juga akan berkoordinasi dengan ormas-ormas lainnya yang berada di wilayah Jakarta Utara.

Tidak ketinggalan komponen masyarakat juga dirangkul demi situasi yang kondusif.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help