Bawang Putih Mahal, Pedagang dan Pembeli Was Was

Kalau ambil banyak, takut besok harganya turun. Kalau ambil sedikit, takutnya besok harga naik. Ini seperti ayunan, jantungan kita ini

Bawang Putih Mahal, Pedagang dan Pembeli Was Was
istimewa
Pedagang Sayuran di Pasar Palmerah 

WARTA KOTA, JAKARTA - Mahalnya harga bawang putih, bawang merah, dan cabai di sejumlah pasar di DKI Jakarta membuat was-was para pedagang.  Hadi, pedagang sayur dan bumbu di Pasar Palmerah, Jakarta Pusat, Selasa (27/2/2018) mengatakan, bawang putih jenis kating atau yang berkualitas saat ini dijualnya seharga Rp 45 ribu per kilogram.
“Kalau orang beli ya ada saja, karena ini kan bumbu, tapi yang biasanya beli sekilo, sekarang beli hanya seperempat kilo (250 gram),” ujarnya. Menurut Hadi, alternatif lain bagi para konsumen adalah membeli bawang putih biasa yang lebih murah atau bawang Sin Chung. Saat ini, kata dia, bawang putih biasa dijual Rp 32 ribu per kilogram. Harga tersebut juga mengalami kenaikan jika dibanding pekan lalu yang berkisar Rp 24-25 ribu per kilogram.
Hal senada diakui Yuni, pedagang di Pasar Palmerah. Menurutnya, kenaikan dan penurunan harga tidak stabil. “Kalau mau naik ya naik dari induknya, barang sedikit pasti naik. Kita nggak bisa pastiin, semua begitu, cabai juga, bawang merah juga, tomat juga,” ujarnya.

Tingginya harga bawang putih, menurut penyalur bawang putih di Pasar Induk Kramatjati Jakarta Timur Khairul, bukan mustahil bisa berulang dengan kelangkaan.

Khairul berharap Presiden Jokowi mengambil langkah kepastian terhadap komoditas bawang putih ini. Pasalnya, kata dia, ada jutaan orang yang terpengaruh dari harga bawang putih ini. Ia menduga, hal ini disebabkan tidak dibukanya keran impor sejak awal 2018. Selama dua bulan terakhir, bawang putih hanya menghabiskan stok yang ada di dalam negeri. Ia menduga ada pemain yang menimbun stok bawang putih sejak Desember 2017 lalu.

"Kita hitung saja, dengan harga yang naik dan turun tidak jelas begini, kalau ambil untung Rp 10 ribu saja sekilo, dan kebutuhan bawang putih itu 400 ribu ton bawang putih, itu artinya ada uang Rp 4 triliun," ujarnya.

Ia mengatakan, harga bawang putih Kating di pasar induk berkisar Rp 32 ribu hingga Rp 33 ribu per kilogram. Sedangkan bawang putih biasa seharga Rp 21 ribu hingga Rp 22 ribu per kilogram. Mahalnya bawang putih juga mengakibatkan konsumennya membeli dengan jumlah sedikit. "Yang biasanya beli sekuintal sekarang cuma ambil 20 Kg, terus yang biasa beli 20 Kg, sekarang Cuma 10 Kg," ujarnya kepada wartawan, Selasa (27/2/2018).

Khairul membenarkan bahwa peraturan Menteri Pertanian yang mewajibkan importer menanam lima persen dari total jumlah impornya sudah dijalankan. Namun demikian, dibutuhkan waktu untuk panen. Bahkan, biaya menanam bawang putih pun bisa lebih mahal daripada hasil panen. Selain itu, tetap saja kebutuhan lebih tinggi dibandingkan pasokannya.

Ia melanjutkan, harga yang mahal dipastikan merugikan konsumen dan juga para pedagang. "Kita ini hampir sama dengan berjudi sekarang, semua tidak jelas. Kalau ambil banyak, takut besok harganya turun. Kalau ambil sedikit, takutnya besok harga naik. Ini seperti ayunan, jantungan kita ini," keluhnya.

Sedangkan Kepala Pasar Santa, Jakarta, Ahmad Subhan menambahkan, untuk harga bawang putih Rp 40 ribu perkilogram dan bawang putih mengalami kenaikan Rp 5.000. Dari harga sebelumnya Rp 35 ribu.

"Kenaikan harga bawang putih sudah sejak seminggu lalu. Faktornya karena cuaca dan hujan. Namun permintaan konsumen tetap. Sebab, sudah banyak pelanggan yang juga memenuhi kebutuhannya dan memahami adanya kenaikan," ujar Yadi,

Sedangkan Kepala Pasar Tebet Barat, Untung menuturkan, untuk harga bawang putih Rp 40.000 perkilogram dan bawang merah Rp 35.000 perkilogramnya. Menurutnya, harga bawang putih dan merah tersebut masih normal.

Dia menambahkan, dari 15 pedagang, unt barang kita pedagang di sini mengambil dari Pasar Induk Kramat Jati. Jadi tidak ada keterlambatan datang, namun tidak tahu jika dari Pasar Kramat Jatinya bagaimana.

Hal tersebut dilakukan, untuk menstabilkan harga, kalau memang sudah karena cuaca dan tidak hujan lagi atau banjir. Maka, sambung salah satu konsumen Lina, 50, harga bawang putih, merah dan cabai harus normal atau stabil kembali.

Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved