2017, Pemkab Bogor Sudah Pecat Dua Orang PNS

Lebih lanjut Dadang menjelaskan, PNS bermasalah berasal dari beberapa Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD).

2017, Pemkab Bogor Sudah Pecat Dua Orang PNS
Tribun Bogor
PNS Kabupaten Bogor 

WARTA KOTA, BOGOR - Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kabupaten Bogor rupanya masih banyak ditemukan yang membandal.

Bahkan beberapa diantaranya telah diberikan sanksi mulai dari yang ringan sampai yang berat.

Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bogor mencatat, sepanjang tahun 2017 kemarin diketahui telah menjatuhkan sanksi kepada 23 PNS yang bermasalah.

Dua di antaranya mendapatkan sanksi keras yakni diberhentikan.

Kepala BKPP Kabupaten Bogor, Dadang Irfan, menjelaskan, masalah yang dilakukan PNS bervariasi, salah satunya membolos.

“Sanksinya juga bermacam-macam, mulai dari teguran, penurunan golongan sampai pemberhentian,” ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (27/2/2018).

Dadang menjelaskan dari 23 orang yang diberikan sanksi, 16 orang diantaranya diberikan sanksi ringan, dua orang sanksi sedang dan sisanya berat.

"Untuk kategori berat, ada dua orang yang sudah melewati proses dan akhirnya diberhentikan," terangnya.

Lebih lanjut Dadang menjelaskan, PNS bermasalah berasal dari beberapa Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD).

"Mereka akan dikenakan sanksi secara adil, sesuai dengan tingkat kesalahan, tanpa melihat status," katanya.

Dadang menambahkan, sanksi yang diberikan kepada para PNS bandal tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS.

Sanksi diberikan secara kumulatif sesuai kesalahannya, jika PNS telah melakukan kesalahan dalam waktu lima hari kerja, maka akan diberikan teguran lisan dan enam sampai sepuluh hari teguran secara tertulis, 11 sampai 15 hari pernyataan tidak puas secara tertulis, 16 sampai 20 hari penundaan gaji berkala tahunan, 21 sampai 25 hari penundaan kenaikan pangkat dan 26 sampai 30 hari penundaan penurunan pangkat satu tahun.

“Kalau PNS tidak masuk dalam jangka waktu di atas satu bulan, maka sudah masuk dalam kategori disiplin berat, ancamannya hukuman penurunan pangkat tiga tahun, penurunan jabatan hingga pemberhentian dari status PNS," tandasnya. (Mohamad Afkar Sarvika)
 

Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved